Akibat tidak tersedianya fasilitas pendingin itu, rata-rata pasien mengeluhkan kondisi itu.
“Kami kepanasan dengan matinya AC dan banyak kerusakan lainnya. Keluarga pasien terpaksa membawa fasilitas sendiri dari rumah seperti kipas angin dan bahkan peralatan dalam ruang rawat inap sering tidak tersedia,” katanya.
Mereka meminta perhatian pihak RSU untuk segera memperbaikinya.
“Dimohon pihak rumah sakit untuk membenahi hal ini, kasihan si pasien, kepanasan,” kata salah seorang keluarga pasien yang enggan disebutkan namanya.
Ombudsman Perwakilan Aceh yang melakukan observasi ke RSUD dr . H. Yuliddin Away Tapaktuan, baru lalu, menyaksikan langsung dan mendengarkan keluhan warga dan pasien atas pelayanan buruk belakangan ini.
Ombudsman Aceh meminta pihak manajemen RSU pemerintah itu segera memperbaiki pelayanannya.
Plt. Direktur RSUD dr. H. Yuliddin Away Tapaktuan dr. Erizaldi, berjanji, pihak akan segera memperbaiki pelayanan sebagaimana perintah Bupati Asel H Mirwan MS.(Maslow Kluet).




