Pangkas Antrian di RSUDZA dengan Program Integrasi Data Penduduk

Selasa, 3 April 2018

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Jpeg

Jpeg

Banda Aceh (ADC)  – Dalam rangka menangani persoalan antrian dalam hal pelayanan dan penangan pasien di Rumah Sakit Daerah dr. Zainoel Abidin (RSUDZA), Manajemen RSUZA bersama Pemerintah Aceh melakukan Lounching program Integrasi Data Kependudukan dengan Sistem Imfomasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) pada RSUDZA yang diresmikan oleh Wakil Gubernur Aceh, Ir. Nova Iriansyah, MT, di Aula RSUDZA Banda Aceh, Senin (02/04/2018) sore.

Direktur RSUDZA, dr. Fachrul Jamal, SpAn., KIC.,

Direktur RSUDZA, dr. Fachrul Jamal, SpAn., KIC., persoalan antrian dalam hal pelayanan dan penangan pasien tersebut, merupakan suatu fenomena yang mungkin dialami oleh semua rumah sakit yang ada di Indonesia, karena, pendaftaran merupakan proses awalan dari seluruh proses rekam administrasi sebelum mendapatkan pelayanan kesehatan.

BACA JUGA...  Dua Kali Mangkir Sidang PTUN, Lahan Parkir RSUDZA Dikuasai Perusahaan Asal Jakarta

“Registrasi pasien merupakan bagian depan dari pelayanan rumah sakit, disini pasien didata identitas dan keperluan kunjungannya rumah sakit, namun, dengan adanya integritas data tersebut, semua proses tadi dapat dipesingkat dari lima menit menjadi dua atau tiga menit,” katanya.

Dia menyebutkan, sistem integrasi data kependudukan dengan SIMRS tersebut susungguhnya dalah karya bakti anak negeri yang menjadi solusi memangkas antrian pasien yang berobat di rumah sakit.

Dengan sistem ini, kata Facrul Jamal, calon pasien rawat jalan bisa lebih cepat melakukan pendaftaran, karena pada saat Nomor Induk Kependudukan (NIK) pasien diinput dalam sistem, maka semua data pribadi pasien yang dibutuhkan oleh rumah sakit akan masuk dengan sendirinya.

BACA JUGA...  KY Mendapat Laporan Masyarakat Soal Informasi Dugaan Suap PK Misbakhun

Saat ini, lanjut Facrul Jamal, pihaknya sudah menjawab semua keluhan dan kebutuhan masyarakat, mulai menyiapkan 250 tempat tidur pasien, antrian online, hingga registrasi  online, sehingga pasien tidak perlu membawa apapun, cukup dengan menunjukkan NIK, maka semua proses dilakukan dengan cepat.

“Jadi siapapun yang mau berobat ke Banda Aceh, dari Irian Jaya atau dari manapun, tinggal menunjukkan KTP saja, datanya sudah mudah kita ambil, karena kita sudah terkoneksi dengan sistem Dukcapil pusat, namun untuk sistem berobat, seperti rujukan tetap berlaku,” tambah Facrul Jamal.

Sementara, Wakil Gubernur Aceh, Ir, Ir. Nova Iriansyah, MT., dalam sambutannya menyampaikan, apresiasi dan selamat atas hadirnya program Integrasi Data Kependudukan dengan SIMRS pada RSUDZA tersebut.

BACA JUGA...  Cegah Calo Nomor Antri, Sistim Registrasi Online Pasien RSUDZA Diresmikan

“Semoga program ini, bisa berjalan dengan baik dan menghasilkan capaian sesuai dengan yang diharapkan,” kata Wagub Nova.

Wagub melanjutkan, RSUDZA sebagai rumah sakit rujukan provinsi Aceh dan juga sebagai rumah sakit pendidikan yang dibanggakan, wagub berharap, dapat menjadi contoh bagi berbagai pelayanan kesehatan yang ada, baik dikelolah oleh pemerintah maupun swasta.

“Tentunya ini memerlukan berbagai usaha yang serius dan terus menerus dalam memperbaiki kinerja, kualitas pelayanan serta penunjang medis, jangan alergi terhadap kritik, karena pada dasarnya kritikan ini adalah masukan agar kinerja kita semakin baik,” tutup Wagub. [SUS].

Berita Terkait

Banda Aceh Gencarkan Branding Kawasan Tanpa Rokok
Pasca 27 Agustus, Isu Bergeser ke Kepercayaan Institusi
PTGMI Aceh Selatan Reorganisasi Kepengurusan, Kuatkan Profesionalisme dan Integritas
PWI dan GAPKI Gelar Workshop di Yogyakarta
Masyarakat Didorong Jadi Garda Terdepan dalam Jaga Laut
Kelas Berdaya, Mengenalkan Mitigasi Bencana Kepada Siswa SLBN
Ada Apa dengan Taman Budaya Sabang? BPJS Kesehatan Dipertanyakan
Korem 011 Semarakkan HUT ke-81 RI

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 14:25 WIB

Banda Aceh Gencarkan Branding Kawasan Tanpa Rokok

Selasa, 1 September 2026 - 13:47 WIB

Pasca 27 Agustus, Isu Bergeser ke Kepercayaan Institusi

Minggu, 30 Agustus 2026 - 17:09 WIB

PTGMI Aceh Selatan Reorganisasi Kepengurusan, Kuatkan Profesionalisme dan Integritas

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:37 WIB

PWI dan GAPKI Gelar Workshop di Yogyakarta

Selasa, 25 Agustus 2026 - 10:05 WIB

Masyarakat Didorong Jadi Garda Terdepan dalam Jaga Laut

Berita Terbaru

Penampakan seekor buaya sungai di tebing Krueng Kluet/Kandang yang sempat direkam warga, Minggu, (13/9/2026).(Poto/mediaaceh.co.id/istimewa).

PERISTIWA

Buaya Muncul, Warga Resah

Minggu, 13 Sep 2026 - 20:43 WIB

Bupati Aceh Barat Tarmizi saat membesuk orang dalam gangguan jiwa di daerahnya.

PEMERINTAHAN

Tarmizi: Tidak ada Satu Pun Masyarakat di Pasung 

Minggu, 13 Sep 2026 - 16:10 WIB

Foto : Ilustrasi AI

PERISTIWA

Diving di Iboih, Wisatawan Malaysia Hilang Belum Ditemukan

Minggu, 13 Sep 2026 - 14:34 WIB

Jubir Pemkab Aceh Utara Tgk. Muntasir Ramli.

PEMERINTAHAN

Terkait Biaya Pesta Rakyat, Begini Kata Jubir Pemkab Aceh Utara 

Minggu, 13 Sep 2026 - 12:05 WIB

Cover: Ilustrasi Eksplorasi dan Eksploitasi Migas.

TAJUK

Migas; Mencari Cadangan, Menghadapi Risiko

Sabtu, 12 Sep 2026 - 22:12 WIB