PA Merajut Kain Koyak Dengan Jarum Patah

PA Merajut Kain Koyak Dengan Jarum Patah

News Feature | Syawaluddin

BANDA ACEH (MA) – Partai Aceh (PA) bak merajut kain koyak dengan jarum patah, mengkaderkan dan membesarkan seorang Muharuddin menjadi anggota dan Pejabat DPR Aceh mewakili PA, adalah hasil kerja keras partai lokal berlogo ACEH tersebut. Tetapi harus hengkang beralih pandangan politik.

BACA JUGA...  Warga Resah, Sekawanan Gajah Liar Lalu Lalang di Kampung

Sikap Muharuddin menimbulkan preseden di PA, seyogianya mengatrol Partai Aceh kepuncak klimaks-nya malah sebaliknya beralih kepandangan politik ke Perindo, notabenenya perahu yang baru seumur jagung menjadi kontestan Pemilhan Umum diajang nasional.

Ada apa sebenarnya?, hingga seorang Muharuddin hengkang dari PA?. Juru bicara PA Nurzahri menggelontorkan sikap tegasnya. “Muharuddin tidak faham dengan jalur dan kancah politik yang diamanatkan oleh PA hingga dia melangkah ke Parnas, itu pilihannya,” tegas Nurzahri pada mediaaceh.co.id, Kamis, 5 Agustus 2021 di Banda Aceh.

BACA JUGA...  Protes Malaysia, Ternyata PDIP Sempat Pasang Bendera Merah Putih Terbalik

Padahal posisi Muharuddin di PA bukan jabatan cilet-cilet (asal-asalan) perjalanan panjang di PA tak diragukan lagi, idealnya ketika Muharuddin ingin melangkah ke kancah nasional, dirinya harus mengundurkan diri terlebih dahulu dari PA.

Preseden ini membuat PA harus bersikap, serta mengambil langkah-langkah bijak. Berikut petikan percakapan juru bicara Partai Aceh, Nurzahri dengan mediaaceh.