oleh

Oknum Wakil Dekan Diduga Ikut Bermain Dalam Perhitungan Suara Fakultas Teknik Unsyiah

Banda Aceh (MA)- Pemilihan Raya Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) 2019 cacat demokrasi dan mencederai moral. Dimana seharusnya oknum pejabat civitas akademika semestinya menjaga moral dan mendidik mahasiswa agar berperilaku baik, amanah dan jujur.

“Ini kok malah mempertontonkan cara-cara yang jauh dari nilai moral. Oknum tersebut sangat berani bertindak konyol dengan memainkan praktik kotor yang sangat kentara,” ungkap Angga Setiawan, yang juga menjabat Ketua tim Pemenangan Koalisi Cakra Donya untuk pasangan calon Ridha-Maulana kepada media ini, Rabu 18 Desember 2019 di Banda Aceh.

Angga juga menjelaskan, bahwa dalam pelaksanaan perhitungan suara itu seharusnya dilakukan secara terbuka untuk umum, bukan malah dilaksanakan secara tertutup dengan dalih kondusifitas. Ini tentu tidak bisa dibiarkan, hal ini bisa menjadi persentase buruk untuk demokrasi kampus sebagai miniatur politik Aceh bahkan Nasional.

“Kalau pihak rektorat membiarkan ini, maka PEMIRA Unsyiah tidak perlu lagi untuk dilakukan. Lebih baik mekanisme yang dijalankan yaitu penunjukan secara langsung, hal ini tentu akan lebih hemat biaya, hemat tenaga,” ujarnya.

Selain itu ia juga mengatakan, bahwa perhitungan suara merupakan puncak proses PEMIRA dan sangat sakral. Jika tertutup sangat patut diduga ada kecurangan yang terstruktur, sistematis dan massif.

“Bahkan yang lebih mengejutkan lagi, Ketua KPR Muhammad Rayfandi tidak diperbolehkan menyaksikan proses perhitungan suara dan diberikan ancaman oleh oknum dari Fakultas Teknik. Dalam hal ini, tentu mahasiswa Unsyiah menuntut keadilan,” katanya.

“Oleh karena itu, tuntutan ini bagian dari pembelajaran bagi mahasiswa Unsyiah untuk mencari keadilan dirumah besar Universitas Syiah Kuala yang sangat dibanggakan. Mahasiswa tentu ingin berdamai dengan keadilan dan berontak untuk kecurangan serta menolak upaya pengkebirian demokrasi kampus,” tutup ketua Tim pemenangan Cakra Donya. (R)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA..