Menurutnya, masih banyak program yang tertinggal dan harus diselesaikan demi kemajuan masyarakat di Kabupaten Ujung Timur provinsi Aceh itu.
“Apalagi pembicaraannya terkait seputar kemajuan untuk Aceh Tamiang kedepan yang bersifat positif dan membangun. Siapapun berhak berbicara untuk kemajuan daerah kita ini,” jelasnya.
Lalu Hamdan menjawab dengan santai. “Tanpa jadi bupati-pun, saya punya tanggung jawab besar untuk membangun Tamiang, saya-kan ketua Pemekaran Kabupaten,” jelasnya singkat.
Dia mengisyaratkan; siapapun dia, sebagai putra putri Aceh Tamiang, sangat berkewajiban membangun daerahnya, menurut kemampuan dan fungsinya. [Syawaluddin].




