“Pemuda Pancasila harus mampu menjadi agen perubahan, berkontribusi nyata untuk kemajuan daerah. Sekali layar terkembang, surut kita berpantang. Pancasila abadi!” tegas Teuku Juliansyah, menyemangati seluruh anggota yang hadir.
Musfar Chalis mengungkapkan komitmennya untuk segera merevitalisasi struktur organisasi, terutama di tingkat PAC yang selama ini kurang aktif. Ia menekankan pentingnya penguatan di tingkat PAC sebagai langkah strategis dalam menjalankan fungsi organisasi sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART).
“Saya bertekad untuk mengaktifkan kembali kepengurusan PAC di seluruh Aceh Singkil. Dalam waktu dekat, kita akan melantik 11 PAC yang tersebar di berbagai kecamatan,” tambahnya.
Ia juga menegaskan bahwa peran PAC sangat penting sebagai ujung tombak Pemuda Pancasila di setiap kecamatan. Dengan membentuk kepengurusan yang solid, Musfar yakin organisasi ini akan terus berkembang dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Acara pelantikan ini turut dihadiri oleh perwakilan dari 11 PAC se-Kabupaten Aceh Singkil, sejumlah tokoh masyarakat, stake holder, serta tamu undangan lainnya. Dukungan penuh diberikan kepada Musfar Chalis untuk mewujudkan visinya dalam memajukan Pemuda Pancasila di Aceh Singkil. [Fandi Perdana].




