Mendagri Rampas Pulau di Aceh, M. Jhony: Kembalikan

Kamis, 12 Juni 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPW Partai Aceh Kabupaten Aceh Utara M. Jhony, SH saat menyampaikan terkait empat pulau di Singkil Provinsi Aceh dihadapan anggota Komisi IV DPR RI Fraksi Gerindra Ir. H. T. A. Khalid, MM pada acara reses dan bimtek di Panton Labu, Kamis, (12/6).

Ketua DPW Partai Aceh Kabupaten Aceh Utara M. Jhony, SH saat menyampaikan terkait empat pulau di Singkil Provinsi Aceh dihadapan anggota Komisi IV DPR RI Fraksi Gerindra Ir. H. T. A. Khalid, MM pada acara reses dan bimtek di Panton Labu, Kamis, (12/6).

ACEH UTARA | MA – Empat pulau di Singkil, Provinsi Aceh di rampas tampa musyawarah oleh Menteri dalam negeri (Mendagri) Republik Indonesia. Hal tersebut dikatakan oleh Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Aceh (DPW PA) Kabupaten Aceh Utara M. Jhony, SH, pada acara reses dan bimtek anggota Komisi IV DPR RI Fraksi Gerindra Ir. H. T. A. Khalid, MM, di Panton Labu, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara, Kamis, (12/6).

BACA JUGA...  Masyarakat Minta Mendagri Ganti Pj Walikota Lhokseumawe dengan Sosok Peduli Pendidikan

“Empat pulau tersebut yaitu Panjang, Lipan, Mangkir Ketet dan Mangkir Gadang, sudah diserahkan kepada Sumatera Utara (Sumut) oleh Mendagri dengan selembaran surat,” kata Eks Kombatan GAM ini dihadapan Ir. H. T. A. Khalid dan masyarakat saat mengikuti reses dan bimtek anggota Komisi IV DPR RI Fraksi Gerindra.

“Saya mewakili GAM dan tokoh masyarakat Aceh mengharapkan kepada Eksekutif dan Legislatif baik DPR RI, DPR Aceh dan DPRK, perjuangkan hak kita, ini fokus kita bersama agar empat pulau di Singkil dikembalikan lagi ke Aceh oleh Mendagri,” ujarnya.

BACA JUGA...  Aceh Tengah Peringati Otda Ke 30, Muchsin Hasan Bacakan Amanat Mendagri RI

Menurut M. Jhony, keempat pulau tersebut secara historis dan administratif merupakan bagian dari wilayah Aceh. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, keberadaan pulau-pulau itu kerap menjadi polemik karena dianggap masuk dalam wilayah administrasi provinsi Sumatera Utara (Sumut).

Berita Terkait

Jelang 4 Desember, Tarmizi Age Ajak Aparat Rangkul Masyarakat
Proyek Pujasera Sabang Senilai Rp 1,3 Miliar Jadi Sorotan
Maulid PWI Aceh, Masrul Aidi Serukan Qanun Anak Yatim
Kapolres Sabang Temui Warga Batee Shoek, Serap Aspirasi
Disbudpar Aceh Dorong Aksara Jawi Masuk Era Digital
Barang Milik Rekanan Diduga Hilang di Halaman RSUD Sabang
Dinas Koperasi Aceh Diminta Hentikan Langkah Sepihak
SPS Aceh Berduka, Sjamsul Kahar Tinggalkan Jejak Panjang Pers Aceh

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 20:50 WIB

Jelang 4 Desember, Tarmizi Age Ajak Aparat Rangkul Masyarakat

Minggu, 18 Oktober 2026 - 20:44 WIB

Proyek Pujasera Sabang Senilai Rp 1,3 Miliar Jadi Sorotan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 12:15 WIB

Maulid PWI Aceh, Masrul Aidi Serukan Qanun Anak Yatim

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:54 WIB

Kapolres Sabang Temui Warga Batee Shoek, Serap Aspirasi

Rabu, 30 September 2026 - 19:41 WIB

Disbudpar Aceh Dorong Aksara Jawi Masuk Era Digital

Berita Terbaru

RAGAM BERITA

Bakal Calon Ketua PWI Aceh Muhammad Saman Lolos Verifikasi SC

Minggu, 25 Okt 2026 - 22:14 WIB

Wakil Bupati Asel H. Baital Mukadis bersama Dandim 0207/Asel Andrino Lubis memberikan motivasi kepada petugas agar penanganan longsor lebih cepat dan sempurna.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

PEMERINTAHAN

Longsor Teratasi, Jalur Menggamat – Kota Fajar Lancar 

Minggu, 25 Okt 2026 - 22:09 WIB