Masyarakat Minta Mendagri Ganti Pj Walikota Lhokseumawe dengan Sosok Peduli Pendidikan

Rabu, 12 Juli 2023

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Rizki Fauzan Tokoh Pemuda Lhokseumawe.

Rizki Fauzan Tokoh Pemuda Lhokseumawe.

LHOKSEUMAWE (MA) – Masa jabatan Pejabat (Pj) Walikota Lhokseumawe akan berakhir pada tanggal 12 Juli nanti dan akan dilakukan perpanjangan untuk satu tahun ke depan. Berbagai tanggapan masyarakat pun muncul menyikapi berakhirnya SK Pj Walikota Lhokseumawe terkait siapa yang akan menjadi orang nomor satu di Kota Lhokseumawe.

Salah satu Tokoh Pemuda Kota Lhokseumawe Rizki Fauzan menerangkan, bahwa Kepemimpinan Pj Walikota saat ini yang di pimpin saudara imran telah gagal membangun kota Lhokseumawe.

“Kita berharap pada pusat agar Seluruh anggota Tim Evaluator yang diketuai oleh Inspektur Jenderal (Irjen) Kemendagri RI. Bisa mengambil kebijakan langkah sigap terkait persoalan tersebut,” terang Rizki, kepada wartawan, Selasa (11/7/2023).

Kota Lhokseumawe dibawah Kepemimpinan PJ Walikota saudara imran selama ini tidak ada program yang menguntungkan daerah maupun masyarakat kota Lhokseumawe.

BACA JUGA...  34 hari Pasca Banjir Bandang, Mendagri Akhirnya Menyapa Aceh Utara

Sambungnya, Saudara imran tidak mampu mengelola kota Lhokseumawe menjadi lebih baik justru pemerintahan berjalan stagnan dibawah beliau tidak ada pembangunan apapun bahkan di tahun 2023 ini belum satu pun pekerjaan pembangunan yang dilakukan sehingga perekonomian masyarakat pun tidak terjadi peningkatan.

Semestinya jika ada pembangunan maka ekonomi masyarakat menengah akan bergerak. Aktivitas sosial masyarakat juga berjalan normal. “Tapi selama ini kita bisa lihat bagaimana reaksi masyarakat baik itu dari kalangan mahasiswa cukup banyak yang bersuara terjadinya penolakan terhadap Kepemimpinan PJ Walikota imran,” ungkapnya.

“Begitu juga hubungan Walikota dengan DPRK Kota Lhokseumawe beberapa kali diacap memunculkan polemik sehingga kita menilai terjadinya disharmoni, antara Eksekutif dan Legislatif lantas bagaimana mereka bisa bekerja untuk pemberdayaan rakyat dan pembangunan daerah,” ujar Rizki.

Tokoh Pemuda yang peduli terhadap Lingkungan pendidikan ini, menilai bahwa kedepan Kota Lhokseumawe sebaiknya di pimpin oleh PJ Walikota yang memahami dunia pendidikan, karena Kota Lhokseumawe merupakan daerah yang cukup banyak lembaga pendidikan disini, banyak kampus-kampus besar, “selama ini kita akui bahwa keberadaan kampus dengan puluhan ribu jumlah mahasiswa nya telah banyak membantu meningkatkan perekonomian masyarakat,” ucapnya.

BACA JUGA...  Tiga Pegawai DPMPTSP Nakertrans Pidie Jaya Dilantik Sebagai Pj Geuchik

“Bahkan disaat Pemerintah Kota Lhokseumawe dianggap alpa dalam hal meningkatkan perekenomian pendapatan masyarakat maka kampus hadir menjadi solusi,” jelas Rizki Fauzan.

PJ Walikota Lhokseumawe kedepan haruslah di pimpin orang-orang yang mampu menjalin hubungan baik dengan semua pihak termasuk salah satu nya dengan lembaga pendidikan yang ada di daerah.

“Dan saya melihat PJ Gubernur Aceh telah merekomendasi kan 3 orang menjadi PJ Walikota Lhokseumawe,” ujar Rizki, melanjut.

“Satu diantaranya bisa kita katakan cukup berperan di dunia pendidikan selama ini dan tentu punya hubungan baik dengan semua lembaga pendidikan di Aceh khususnya Kota Lhokseumawe,” kata Rizki yang juga di kenal Aktivis muda itu.

BACA JUGA...  Atasi Defisit, Pj Walikota Lhokseumawe Hapus Pengadaan Kendaraan Dinas

Kalau PJ Walikota imran selama ini jangan kan membangun hubungan baik dengan pihak luar sementara hubungan beliau dengan DPRK Kota Lhokseumawe saja kurang baik. Padahal DPRK merupakan mitra kerja utama Pemerintah kota Lhokseumawe.

Sehingga cukup banyak bukti kegagalan imran dalam memimpin Kota Lhokseumawe, selama ini, “kita minta Mendagri agar segera mengganti nya dengan orang-orang yang telah di Rekomendasi kan oleh PJ Gubernur Aceh, karena kami menilai cukup layak untuk memimpin Kota Lhokseumawe ke depan,” tutup Aktivis yang selama ini aktif bergerak mengkritisi Pj Walikota Lhokseumawe. (Mulyadi).

Berita Terkait

Mangan Murum di Quba, Wagub Aceh Serukan Kebersamaan
Longsor Teratasi, Jalur Menggamat – Kota Fajar Lancar 
Besok, 1000 Anak Yatim Disantuni Wagub Aceh di Masjid Besar Quba
Tim Itdam IM Periksa Pekerjaan  Jembatan Aramco di Aceh Selatan
Bank Aceh dan BI Provinsi Aceh Luncurkan Soundbox QRIS Dinamis
Kapolsek Tanah Jambo Aye Gelar Sosialisasi Perlinsos di Buket Jrat Manyang 
Haili Yoga: MPP Citra Pelayanan Daerah
HSN 2026, Aceh Tengah Gaungkan Perlindungan Santri

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:39 WIB

Mangan Murum di Quba, Wagub Aceh Serukan Kebersamaan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:09 WIB

Longsor Teratasi, Jalur Menggamat – Kota Fajar Lancar 

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:46 WIB

Besok, 1000 Anak Yatim Disantuni Wagub Aceh di Masjid Besar Quba

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:19 WIB

Tim Itdam IM Periksa Pekerjaan  Jembatan Aramco di Aceh Selatan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:20 WIB

Bank Aceh dan BI Provinsi Aceh Luncurkan Soundbox QRIS Dinamis

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Mangan Murum di Quba, Wagub Aceh Serukan Kebersamaan

Senin, 26 Okt 2026 - 21:39 WIB

Para mahasiswa pelaksana  poto bersama dengan sebagian siswa SMA Negeri 4 Banda Aceh yang menjadi peserta workshop.(Poto/mediaaceh.co.id/istimewa).

PENDIDIKAN

Workshop Desain Grafis, Buka Peluang Freelance bagi Pelajar

Senin, 26 Okt 2026 - 21:25 WIB