MBG Ajang Bisnis, Diduga Anggota Legislatif di Aceh Selatan Ramai-Ramai Jadi Pemodal 

Minggu, 12 Oktober 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPRK Aceh Selatan Rema Mizhul Azwa yang diwawancarai wartawan soal kemampuan personal dewan dalam menjalankan fungsi dan tugas legislasi baik sebagai pimpinan maupun anggota di Ruang Kerja Ketua, beberapa waktu lalu.(Foto/mediaaceh.co.id/Maslow Kluet).

Ketua DPRK Aceh Selatan Rema Mizhul Azwa yang diwawancarai wartawan soal kemampuan personal dewan dalam menjalankan fungsi dan tugas legislasi baik sebagai pimpinan maupun anggota di Ruang Kerja Ketua, beberapa waktu lalu.(Foto/mediaaceh.co.id/Maslow Kluet).

TAPAKTUAN | MA — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Presiden Prabowo menjadi magnit bagi siapa saja yang memiliki kapital untuk terlibat secara langsung maupun tidak langsung, karena menguntungkan secara bisnis.

Maka tidak heran, diduga anggota legislatif di Aceh Selatan, dilaporkan, ramai-ramai menjadi pemodal dalam program tersebut.

Sedikitnya 2-3 anggota legislatif Aceh Selatan yang antara lain berinisial NR dan S disebut-sebut menginvestasikan modalnya pada  yayasan yang mengelola MBG.

BACA JUGA...  Rasa Getir dan Khawatir Hantui "Kami"

Tidak kurang, 2-3 yayasan di Aceh Selatan yang terdaftar dan bekerjasama dengan Badan Gizi Nasional (BGN) untuk menyelenggarakan program MBG tersebut.

Secara aturan, tidak ada  yang dilanggar, tetapi secara etika dinilai akan berbenturan dengan fungsi legislatif dengan kepentingan usaha (konflik interested).

Terbukti dengan adanya sorotan terhadap DPRK Aceh Selatan yang minim berbicara soal hiruk-pikuknya pelaksanaan MBG di daerah itu.

BACA JUGA...  Taufik Zass Mundur dari Pencalonan, Yunardi Pimpin PWI Aceh Selatan

Mulai dari keluhan keterlambatan hidangan dari dapur MBG, peranan SPPI hingga ke persoalan menu dan gizi.

Bahkan, beberapa pekan lalu, beredar isu di Meukek, hidangan MBG ditampung warga untuk dijadikan umpan ayam.

Menurut masyarakat, seharusnya hal-hal seperti itu mendapat respon dari kalangan DPRK, namun sejauh ini belum terlihat dan terdengar dari gerbong dewan.

BACA JUGA...  Lusi Nurliana: La Nyalla Itu Siapa, Kok Berani Catut Massa 212

Berita Terkait

Ayah Wa Besuk Korban Kekerasan Tiro di Rumah Sakit Pidie
Tragedi Berdarah di Tiro, Tarmizi Age: Pak Prabowo Selamatkan Perdamaian Aceh
Insiden Berdarah di Pidie, Ayah Wa: Jaga Perdamaian 
Koro Pedang Jadi Alternatif Tempe, Solusi Bangun Andalas Raih Apresiasi Minerba 2026
Dana Perimbangan Cair, Lima Ketua KADIN Batal WO di Musprov ke-7 Banten
Komitmen Kembangkan Sepakbola Mini, Ketua KSMI Simeulue Audiensi dengan Wakil Bupati
Ayah Wa Dampingi Mendagri dan Terima Pompa Air
Tomas Asel Kritik Sikap Pengurus ABAS, Barsela atau Jadi Corong ALA

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 19:57 WIB

Ayah Wa Besuk Korban Kekerasan Tiro di Rumah Sakit Pidie

Kamis, 5 November 2026 - 11:03 WIB

Tragedi Berdarah di Tiro, Tarmizi Age: Pak Prabowo Selamatkan Perdamaian Aceh

Rabu, 4 November 2026 - 23:42 WIB

Insiden Berdarah di Pidie, Ayah Wa: Jaga Perdamaian 

Rabu, 4 November 2026 - 14:41 WIB

Koro Pedang Jadi Alternatif Tempe, Solusi Bangun Andalas Raih Apresiasi Minerba 2026

Rabu, 4 November 2026 - 08:29 WIB

Dana Perimbangan Cair, Lima Ketua KADIN Batal WO di Musprov ke-7 Banten

Berita Terbaru