MataHukum: Ada Gubernur Jateng Saat OTT, KPK Harus Transparan!

Jumat, 6 Maret 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menepis Isu ‘Main Mata’
Mukhsin menegaskan bahwa pemeriksaan terhadap Ahmad Luthfi sangat krusial untuk menepis persepsi negatif publik mengenai adanya perlindungan terhadap pejabat tinggi tertentu. Menurutnya, jika benar terjadi pertemuan di saat-saat genting sebelum OTT, maka posisi Gubernur menjadi saksi kunci yang tak terelakkan.

“Kita tidak ingin ada kesan ‘main mata’ atau perlakuan khusus. Jika ada pengakuan sedang bersama Gubernur, maka kesaksian Gubernur adalah instrumen hukum yang sah untuk divalidasi oleh KPK,” tegasnya.

BACA JUGA...  Tragedi Bekasi Disorot: MataHukum Desak Dirut KAI Mundur dan Diproses Hukum

Mendalami Rangkaian Peristiwa
Narasi yang dibangun Matahukum ini menitikberatkan pada kronologi waktu. Mukhsin mempertanyakan apakah pertemuan tersebut murni urusan birokrasi atau merupakan bagian dari mata rantai komunikasi yang berkaitan dengan kasus yang sedang dibidik KPK.

“KPK perlu menelusuri apakah pertemuan itu ada kaitan langsung dengan rangkaian sebelum dan saat operasi berlangsung. Kejujuran saksi-saksi di lapangan akan menentukan apakah kasus ini berhenti di Bupati atau menyentuh level yang lebih tinggi,” tutup Mukhsin, dalam keterangan sekjen MataHukum masih berada di semarang masih melakukan investigasi mendalam persoalan ini. (R)

BACA JUGA...  Ditangkap KPK, Gubernur Aceh Diperiksa di Polda

Berita Terkait

Pasar di Aceh Selatan Sepi, Ini Penyebabnya 
Jelang HUT TNI Ke-81, Warga Serbu Pasar Murah 
Bunda Salma Serahkan Kursi Roda untuk Warga Lumpuh
Buaya Masih Berkeliaran, Bupati Terkesan Lepas Tangan
Longsor Menghantui Pengguna Jalan 
Iskandar: Terima Kasih Ayah Wa, Sudah Mengobati ODGJ di Aceh Utara 
Barona: ODGJ Kita Tangani Berdasarkan Perintah Ayah Wa
Ayah Wa Umumkan Penerima Bantuan Bencana Sebesar Rp328,456 M

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 18:23 WIB

Pasar di Aceh Selatan Sepi, Ini Penyebabnya 

Selasa, 22 September 2026 - 17:58 WIB

Jelang HUT TNI Ke-81, Warga Serbu Pasar Murah 

Selasa, 22 September 2026 - 16:15 WIB

Bunda Salma Serahkan Kursi Roda untuk Warga Lumpuh

Senin, 21 September 2026 - 19:46 WIB

Longsor Menghantui Pengguna Jalan 

Senin, 21 September 2026 - 15:49 WIB

Iskandar: Terima Kasih Ayah Wa, Sudah Mengobati ODGJ di Aceh Utara 

Berita Terbaru

NASIONAL

Purbaya Mulai Mengimbangi Perhatian Publik terhadap Prabowo

Selasa, 22 Sep 2026 - 18:30 WIB

Pedagang  berdiri dan depan "lapak", berharap Pemkab peduli terhadap keberadaan Pasar Inpres Tapaktuan, Selasa, (22/9/2026).(Foto/mediaaceh.co.id/Maslow Kluet).

EKBIS

Pasar di Aceh Selatan Sepi, Ini Penyebabnya 

Selasa, 22 Sep 2026 - 18:23 WIB

Petugas melayani beberapa warga yang membeli paket pasar murah di Gerai KDMP Gampong Air Pinang Tapaktuan, Senin, (22/9/2026).(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

EKBIS

Jelang HUT TNI Ke-81, Warga Serbu Pasar Murah 

Selasa, 22 Sep 2026 - 17:58 WIB

Usai menyerahkan kursi roda, Bunda Salma berbincang-bincang dengan Samsuddin Pasaribu salah warga yang sakit lumpuh di Gampong Samakurok, Selasa, (22/9).

PEMERINTAHAN

Bunda Salma Serahkan Kursi Roda untuk Warga Lumpuh

Selasa, 22 Sep 2026 - 16:15 WIB

FEATURE

Rp101 Miliar Bertambah, APBK Aceh Tamiang Masuk Meja DPRK

Selasa, 22 Sep 2026 - 11:36 WIB