Mantan Senator Aceh Kecam Kekerasan di Tiro, Pelanggaran HAM Berpeluang Buka Internasionalisasi Isu Aceh

Minggu, 8 November 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Mantan Anggota DPD RI asal Aceh periode 2014–2024, Dr. H. Fachrul Razi.

Mantan Anggota DPD RI asal Aceh periode 2014–2024, Dr. H. Fachrul Razi.

“Jangan sampai persoalan yang seharusnya dapat diselesaikan melalui dialog dan mekanisme hukum justru berujung pada hilangnya nyawa warga. Negara harus hadir memberikan keadilan, bukan justru melahirkan ketakutan di tengah masyarakat,” ujarnya.

Fachrul Razi mengingatkan bahwa apabila dugaan pelanggaran HAM dalam insiden Tiro tidak ditangani secara transparan dan akuntabel, persoalan ini berpotensi berkembang menjadi perhatian internasional.

BACA JUGA...  Ketua SAPA: Krisis Ekologis Aceh Harus Disuarakan ke Dunia Internasional

Menurutnya, Aceh mempunyai sejarah panjang konflik politik yang penyelesaiannya melibatkan fasilitasi internasional melalui proses perdamaian Helsinki. Karena itu, setiap peristiwa kekerasan yang berkaitan dengan identitas politik, simbol historis, dan perlindungan masyarakat sipil di Aceh tidak dapat dilepaskan dari konteks sejarah perdamaian tersebut.

“Jangan sampai persoalan domestik yang sebenarnya dapat diselesaikan melalui mekanisme hukum nasional justru berkembang menjadi perhatian internasional karena lemahnya penegakan HAM dan tidak adanya keadilan bagi korban. Jika negara tidak mampu menunjukkan transparansi dan akuntabilitas, ruang advokasi internasional terhadap persoalan HAM di Aceh tentu dapat semakin terbuka,” ungkapnya.

BACA JUGA...  Peran Datok Penghulu dan Mukim ‘Multi Linear’

Ia menjelaskan bahwa internasionalisasi isu Aceh harus dipahami secara proporsional. Internasionalisasi HAM tidak identik dengan tuntutan pemisahan wilayah atau pembukaan kembali konflik politik Aceh. Namun, perhatian komunitas internasional dapat muncul ketika terdapat dugaan pelanggaran HAM serius yang tidak memperoleh penyelesaian hukum secara memadai.

Berita Terkait

Pemkab Asel Diam-diam “Bidik” Pejabat yang akan di-Ukom, Lelang JPT Tunggu Anggaran 
Satgas Bencana Asel Bersihkan Fasum dan Rumah Warga
Ayah Wa Besuk Korban Kekerasan Tiro di Rumah Sakit Pidie
Tragedi Berdarah di Tiro, Tarmizi Age: Pak Prabowo Selamatkan Perdamaian Aceh
Insiden Berdarah di Pidie, Ayah Wa: Jaga Perdamaian 
Koro Pedang Jadi Alternatif Tempe, Solusi Bangun Andalas Raih Apresiasi Minerba 2026
Dana Perimbangan Cair, Lima Ketua KADIN Batal WO di Musprov ke-7 Banten
Komitmen Kembangkan Sepakbola Mini, Ketua KSMI Simeulue Audiensi dengan Wakil Bupati

Berita Terkait

Minggu, 8 November 2026 - 16:23 WIB

Pemkab Asel Diam-diam “Bidik” Pejabat yang akan di-Ukom, Lelang JPT Tunggu Anggaran 

Minggu, 8 November 2026 - 16:08 WIB

Mantan Senator Aceh Kecam Kekerasan di Tiro, Pelanggaran HAM Berpeluang Buka Internasionalisasi Isu Aceh

Kamis, 5 November 2026 - 20:05 WIB

Satgas Bencana Asel Bersihkan Fasum dan Rumah Warga

Kamis, 5 November 2026 - 19:57 WIB

Ayah Wa Besuk Korban Kekerasan Tiro di Rumah Sakit Pidie

Kamis, 5 November 2026 - 11:03 WIB

Tragedi Berdarah di Tiro, Tarmizi Age: Pak Prabowo Selamatkan Perdamaian Aceh

Berita Terbaru

EKBIS

Harmoni Inklusif PEP Rantau Menembus Panggung Asia

Sabtu, 7 Nov 2026 - 18:27 WIB