Rahmad juga menambahkan bahwa diskusi ini menjadi momentum penting bagi ISNU untuk mendengar langsung strategi pembangunan yang dibawa pasangan MANDIRI 03.
“Kami, dari ISNU dan IKA PMII Kota Langsa, sangat mendukung pemimpin yang punya rekam jejak solid dan teruji, terutama yang mampu membangun kemitraan dengan akademisi dalam menyusun kebijakan publik.”
Dalam diskusi yang berlangsung hangat dan interaktif, Maimul Mahdi mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kesempatan bertemu dan berdiskusi dengan para sarjana NU.
“Langsa butuh pemimpin yang bisa menggerakkan semua elemen masyarakat, dan akademisi adalah bagian penting dari perubahan itu. Visi kami adalah membawa Langsa menuju kemandirian, baik secara ekonomi, pendidikan, maupun sosial. Dengan kolaborasi lintas sektor, termasuk dengan rekan-rekan akademisi di ISNU maupun IKA PMII, kami yakin bisa membangun Langsa yang lebih baik,” ujar Maimul Mahdi penuh optimisme.
Ia juga menegaskan pentingnya dukungan dari berbagai elemen masyarakat, termasuk kalangan terdidik, dalam mewujudkan visi Langsa Mandiri yang mereka usung.
“Pengalaman saya selama dua periode di DPRK memberi saya pemahaman mendalam tentang kebutuhan masyarakat. Kini saatnya kita bekerja sama untuk menyatukan Langsa dengan langkah yang lebih terarah dan berbasis pada ilmu pengetahuan,” tutupnya.




