Lembaga PAR Desak Pj Gubernur Aceh Copot Direktur RSUDZA 

Gedung Rumah Sakit Umum Daerah Zainal Abidin (RSUDZA) Banda Aceh, Provinsi Aceh.

“Menurut informasi, Alkes di gedung onkologi juga banyak tidak sesuai standar, termasuk bunker dan alkes seperti monitor yang tidak sesuai spek dan standar Rumah Sakit Tipe A,” ujarnya.

Farras menambahkan, bahwa masalah lain yang dikeluhkan pegawai RSUZA adalah terkait manajemen internal, seperti pemotongan jasa para karyawan, sebelumnya, semua hak Staf maupun karyawan diberikan secara penuh tanpa ada pemotongan, tetapi pada saat kepemimpinan Direktur sekarang ada pemotongan hak karyawan, staf medis maupun lainnya.

BACA JUGA...  BUMG Seuneubok Lhong Bagi Daging Meugang Untuk Warganya

Contoh lainnya adalah bonus akhir tahun yang biasanya diberikan kepada karyawan medis ataupun non medis, pada saat kepemimpinan Direktur sekarang ini dihilangkan.

“Pj Gubernur Aceh perlu melakukan Audit internal oleh SPI dan Dewas BLUD guna mengungkap kesemrawutan manajemen dan pelayanan RSUZA,” tambah Farras.

Mengingat banyaknya persoalan di lingkungan RSUZA, Farras mendesak Pj Gubernur Aceh untuk mengecek apa yang terjadi di dalam lingkungan RS tersebut.

BACA JUGA...  Resmi Dibuka Event Pacuan Kuda, Haili Yoga: Jaga Sportifitas 

“Kami harapkan kepada Pj Gubernur Aceh untuk segera melakukan evaluasi terhadap Direktur RSUZA agar pelayanan ke depan lebih baik dan pro rakyat kecil,” ungkap Muhammad Farras.(R)