Pemilihan lokasi ini menegaskan pendekatan yang lebih dekat dan membumi dengan masyarakat.
“Kami ingin memastikan bahwa Laskar Panglima Nanggroe tetap menjadi bagian dari masyarakat, berjuang bersama mereka dari tempat-tempat sederhana,” tambah Sulaiman.
Selama pertemuan, atribut seperti bendera, kaos, dan jaket berlogo Laskar Panglima Nanggroe diserahkan secara simbolis oleh Sulaiman Manaf kepada Azwar.
Penyerahan ini menjadi momen penting yang menandai kesiapan Laskar Panglima Nanggroe Pidie dalam berjuang untuk kemenangan pasangan nomor urut 02, Mualem-Dek Fad.
Azwar, yang baru saja ditunjuk sebagai Ketua Distrik, menyatakan kesiapannya untuk bergerak cepat di lapangan.
“Pidie adalah medan perjuangan kami, dan saya pastikan semua komponen akan bekerja keras. Dengan dukungan penuh dari pusat, kami yakin bisa membawa kemenangan besar untuk Mualem dan Dek Fad,” ujar Azwar dengan penuh optimisme.
Kunjungan ini menjadi salah satu agenda penting dalam rangkaian konsolidasi Laskar Panglima Nanggroe di berbagai daerah.
Setelah Pidie, Sulaiman Manaf dan jajaran pengurus pusat rencananya akan melanjutkan safari politik mereka ke daerah-daerah lain yang menjadi kantong suara potensial.
“Dengan rapat konsolidasi ini, kami memastikan bahwa Laskar Panglima Nanggroe siap bergerak serentak. Target kami jelas: menangkan Pilgub Aceh dengan pasangan Mualem dan Dek Fad,” pungkas H. Muhammad Jafar.




