KPA Desak Polri dan KPK Usut Tuntas Kasus Korupsi Beasiswa Tahun 2017

Kamis, 3 Maret 2022

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Koordinator Kaukus Peduli Aceh (KPA) Muhammad Hasbar Kuba.

Koordinator Kaukus Peduli Aceh (KPA) Muhammad Hasbar Kuba.

Banda Aceh, (MA) – Penetapan tersangka pada kasus indikasi mega korupsi beasiswa pemerintah Aceh tahun 2017 dinilai jauh api dari panggang, sehingga sangat mempengaruhi citra kepolisian semakin menurun drastis di mata masyarakat Aceh.

“Penetapan tersangka yang dilakukan seakan hanya persoalan yang berkaitan dengan administrasi, sementara aktor utama yang melakukan tindak pidana korupsi dan pelaku yang terindikasi membegal beasiswa secara barbar tidak tersentuh sama sekali. Ini justru membuat Rakyat Aceh tidak percaya atas kinerja Polda Aceh,” ungkap koordinator Kaukus Peduli Aceh (KPA) Muhammad Hasbar Kuba pada media lewat rilisnya, Kamis, (3/3/2022).

Menurut Hasbar, jika alasan pihak Polda belum menemukan bukti untuk menjerat pihak yang melakukan pembegalan, tentunya ini sangat miris.

BACA JUGA...  Polda Aceh Tangkap IRT Pemilik Sabu 15 Kg

Pasalnya kasus ini sudah bertahun-tahun diselidiki, jika dikatakan belum ada bukti yang cukup tentu sangat tidak logis justru membuat publik mempertanyakan etos kerja Polda Aceh.

Pihaknya meminta kepada Polisi Republik Indonesia (Polri) dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI usut tuntas beasiswa pemerintah Aceh tahun 2017.

Dirinya menyebutkan, Penetapan kerugian negara berdasarkan hasil audit sudah ada mencapai Rp. 10 M, namun yang dijerat justru yang kaitannya hanya sebatas administratif, sungguh sangat-sangat tak logis. Kita patut menduga ada yang aneh-aneh dalam proses penyelidikan terutama pada tahapan gelar perkara.

BACA JUGA...  Proses  Pelelangan di BP2JK Aceh Diduga Berbau KKN, KPK Harus Turun Tangan 

Padahal, lanjut Hasbar, Polda sudah kantongi nama mahasiswa yang dipotong beasiswanya dan siapa yang melakukan pemotongan. “Tinggal lagi diselidiki siapa pihak yang menyuruh dan menikmati hasil potongan beasiswa tahun anggaran 2017 itu. Sayangnya berganti tahun itupun tak dapat ditelusuri, sungguh aneh,” sebutnya.

Pihaknya mengkhawatirkan bahwa kasus ini hanya berakhir dengan menumbalkan pihak-pihak yang notabenenya bukan aktor utama. “Jika pelaku tak ditetapkan tersangka, korban dan tumbal yang jadi sasarannya. Maka akan sangat melukai hati masyarakat Aceh yang sudah lama menanti kejujuran dan bukti kinerja Polda Aceh,”ungkapnya.

BACA JUGA...  Kasus Sabu di Dua Kecamatan, Satresnarkoba Polres Aceh Utara Tangkap Dua Pria dan Seorang Perempuan

Hasbar menambahkan, meskipun persoalan beasiswa ini kabarnya dalam proses supervisi mabes namun tetap saja masih belum efektif dalam menguak fakta dan kebenaran yang ada. Sehingga pihaknya menilai lebih baik kasus korupsi beasiswa ini diambil alih mabes polri atau KPK.

“Mungkin pihak Polda Aceh kekurangan sumber daya untuk melakukan penyelidikan secara maksimal dan adil, bisa jadi kekurangan SDM atau alat. Jadi kami mendesak Mabes Polri atau KPK untuk menangani langsung kasus ini, karena Publik sudah hampir tak percaya dengan kerja Polda Aceh dalam menuntaskan kasus mangkrak satu ini,” tutupnya.[R]

Laporan : Sulaiman Manaf

Berita Terkait

Ratusan Personel Disiagakan dalam Operasi Patuh di Aceh Selatan 
Polres Lhokseumawe Ungkap 12 Tersangka Curanmor dan Penadahan, 21 Sepeda Motor Disita
SAPA Desak APH dan BNN Tes Urine Anggota Legislatif Bireuen 
Kajari Panggil Dua Pejabat Disdikbud Aceh Tengah 
Polres Aceh Selatan Tangkap Pelaku Penyalahgunaan BBM Subsidi
Terduga Judol di Aceh Selatan Diamankan Polisi 
Operasi Sarang Narkoba Sasar Jalur Tapaktuan–Subulussalam
Pamsimas Rp405 Juta Mangkrak, Warga Aceh Timur Minta Diusut

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:23 WIB

Ratusan Personel Disiagakan dalam Operasi Patuh di Aceh Selatan 

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:51 WIB

Polres Lhokseumawe Ungkap 12 Tersangka Curanmor dan Penadahan, 21 Sepeda Motor Disita

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:15 WIB

SAPA Desak APH dan BNN Tes Urine Anggota Legislatif Bireuen 

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:13 WIB

Kajari Panggil Dua Pejabat Disdikbud Aceh Tengah 

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:35 WIB

Polres Aceh Selatan Tangkap Pelaku Penyalahgunaan BBM Subsidi

Berita Terbaru

RAGAM BERITA

Medco E&P dan BPMA Edukasi 33 Wartawan Aceh Timur

Jumat, 30 Okt 2026 - 21:30 WIB

Bupati Asel HMW (pakai rompi)  didampingi Sekdakab Diva Samudra Putra dan Dandim 0107/Asel Letkol (Inf) Andrino Lubis menjelaskan tentang penanganan banjir di Trumon, Jumat, (30/10/2026).(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

PEMERINTAHAN

Bupati HMW Turun Langsung ke Lokasi Banjir Aceh Selatan

Jumat, 30 Okt 2026 - 21:24 WIB

Bupati Aceh Utara H. Ismail A Jalil, SE., MM saat melantik pejabat di lingkungan pemerintah kabupaten Aceh Utara, Jum'at, (30/10).

PEMERINTAHAN

Lantik 10 Pejabat, Ayah Wa Tegaskan Jabatan Bukan Hadiah

Jumat, 30 Okt 2026 - 21:02 WIB

Anggota DPRK Aceh Selatan Mistan Aulia (tengah) asal Kluet Timur memberikan support saat personil TNI mengerjakan pembangunan jembatan di daerah pedalaman Aceh Selatan.(Foto/mediaaceh.co.id/Maslow Kluet).

PEMERINTAHAN

Mistan Aulia Apresiasi TNI Bangun Jembatan

Jumat, 30 Okt 2026 - 20:45 WIB