Aceh Utara, ( AD ) – Konsulat Jendral Jepang di Medan Takeshi Ishii yang diwakili oleh Konsul Takashi Aoki meresmikan gedung Sekolah Menengah Pertama Swasta ( SMPS ) Ta’alimil Mubtadi Kecamatan Baktiya, Kabupaten Aceh Utara, Rabu ( 2/10/2019 ).
Takashi Aoki dalam sambutannya mengatakan dirinya merasa senang hari ini dapat hadir ditengah – tengah siswa / i, dewan guru, tokoh masyarakat, dan masyarakat desa Pucok Alue, Kecamatan Baktiya untuk meresmikan gedung SMPS Ta’alimil Mubtadi.
“Kami mengucapkan selamat kepada yayasan Ta’alimil Mubtadi dan ketua yayasan yang sudah berkerja dengan keras sehingga pembangunan gedung sekolah ini dapat terselesaikan dengan baik,” kata Takashi Aoki.
Dikatakannya, yayasan Ta’alimil Mubtadi pada awalnya mendirikan tempat belajar khusus untuk ilmu Agama, namun karena terlintang dari orang tua murid, maka yayasan mendirikan SMPS secara sederhana dan secara bergotong royong. Berdiri sekolah ini tidak hanya berdasarkan dari desa Pucok Alue namun berdasar dari desa sekitarnya.
Sejak berdiri dari tahun 2015 hingga saat ini jumlah murid meningkat setiap tahunnya, namun kondisi gedung sekolah tidak layak untuk kegiatan belajar dan mengajar. Katanya Takashi Aoki
“Sebelum memberikan gedung oleh pemerintah Jepang, pemerintah Jepang melakukan seleksi proposal yang cukup ketat, akhirnya pemerintah Jepang setuju memberikan dana sebesar Rp. 998.691.118 melalui program ” Grand Assistance For Grassroots Human Sucurity Projects,” sebut Takashi Aoki.
Kepada siswa SMPS Ta’alimil Mubtadi dirinya mengucapkan selamat menggunakan gedung sekolah yang baru. Saya merasa gembira pada akhirnya rakyat Jepang dapat memberi bantuan gedung sekolah ini kepada siswa – siswi sekalian. Imbuhnya.
Dirinya berharap dengan gedung sekolah yang baru siswa – siswi dapat belajar dengan rajin, berprestasi, dan dapat melanjutkan pendidikan di Jepang. Harapnya setelah menyelesaikan pendidikannya, siswa SMPS Ta’alimil Mubtadi Baktiya dapat menggunakan ilmunya untuk membangun Provinsi Aceh dan menjadi jembatan antara Jepang dan Indonesia.
“Gedung sekolah yang ada dihadapan kita saat ini dapat dikatakan salah satu sebahagian hubungan persahabatan Jepang dan Indonesia, dirinya berharap dimasa yang akan datang antara rakyat Jepang dan rakyat Indonesia. Dalam hal ini masyarakat Aceh bisa lebih berkembang bidang pendidikan tetapi dalam bidang – bidang yang lain,” papar Takashi Aoki.
Pesan harapannya agar yayasan ini bisa merawat gedung ini dengan baik, sehingga dapat memberikan manfaat untuk kemajuan pendidikan di Aceh Utara kedepannya.
Dirinya juga menambahkan bahwa konsulat Jepang yaitu pemerintah Jepang sudah memutuskan dan memberi tangannya yang cukup besar pada yayasan ini, dana – dana yang sebesar ini, sebetulnya bersumber dari pajak rakyat Jepang termasuk saya sendiri, ucapnya.
“Jadi, boleh dikatakan gedung sekolah ini hadiah dari rakyat Jepang, Konsulat Jepang berfikir yayasan ini dapat dipercayai untuk meningkatkan kesejahteraan penduduk setempat dan siswa siswi di sekolah ini,” ucapnya lagi.
Jadi harapan masyarakat Jepang adalah untuk meningkatkan kehidupan anak-anak yang ada di sini, jadi dirinya berharap kepada semua pihak dapat meningkatkan kesejahteraan penduduk di daerah ini khususnya kepada anak – anak yang belajar di sini. Pungkasnya.
Sementara itu Ketua Yayasan Ta’alimil Mubtadi Mutazabuddin,S.Kom dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada bapak Takashi Aoki selaku Konsul Jendral Jepang di Medan yang telah memberikan bantuan hibah kemanusiaan melalui ” Grassroots ” dari rakyat Jepang.
“Dirinya sangat berterima kasih terhadap bantuan yang telah diberikan oleh rakyat Jepang, atas nama yayasan Ta’alimil Mubtadi Baktiya beserta masyarakat Gampong ( Desa ) Pucok Alue, Kecamatan Baktiya, Aceh Utara. Menjadi salah satu penerima bantuan dana hibah dari pemerintah Jepang. Paparnya.
Lanjutnya, yang mewakili Kabupaten Aceh Utara khususnya dan perwakilan provinsi Aceh pada umumnya. Serta menjaga hubungan baik antara pemerintah Indonesia dengan pemerintah Jepang.
Harapannya kedepan setelah bangun ini dibangun, somoga dapat meningkatkan kuantitas pendidikan berserta didik bisa menuntut ilmu dan akan menambahkan kualitas murid – murid di masa datang.
Dirinya juga mengharapkan kepada pemerintah Jepang dengan pemerintah Indonesia dapat berkelanjutan terus menerus, karena bantuan yang dibantu ini sangat bermanfaat bagi yayasan pendidikan yang sangat membutuhkan.
“Dan kepada pemerintah daerah kami dari pihak yayasan mengharapkan bantuan untuk kelancaran proses belajar mengajar di yayasan Ta’alimil Mubtadi Baktiya, baik dari segi fisik maupun sarana dan prasarana yang masih dibutuhkan di sekolah ini.” Tandasnya.
Diakhir acara pantauan media ini, pihak Konsulat Jendral Jepang yang di wakili oleh Konsul Takashi Aoki dan didampingi oleh Camat Baktiya Tarmizi,SE dan Ketua yayasan Mutazabuddin,S.Kom sama – sama megang pemotongan pita peresmian gedung SMPS Ta’alimil Mubtadi.
Dan disaksikan oleh para tamu undangan yang hadir diantaranya Muspida Aceh Utara diwakili, Kapolres Aceh Utara AKBP Ian Rizkian Milyardin diwakili oleh Kasat Binmas AKP Tuguh Yano Budi, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Utara Saifullah,M.Pd diwakili oleh Azis,S.Pd,Kepala Kankemenag Aceh Utara H Salamina, MA, K3M Aceh Utara H Zahiri, S.Pd, Muspika Baktiya, tokoh masyarakat,dan para tamu undangan.
Pihak yayasan juga memberikan cendra mata kepada Konsul Jepang Takashi Aoki berupa Bingkai yang didalamnya Rencong dan Pintu Aceh.( 021 ).




