Kodim 0112/Sabang Laksanakan Pembinaan Wawasan Kebangsaan Binter Terpadu

Senin, 18 November 2019

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sabang, (MA) – Dalam rangka Pembinaan Teritorial (Binter) terpadu 2019 Kodim 0112/Sabang, laksanakan kegiatan pembinaan wawasan kebangsaan bagi siswa Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) Kota Sabang, dengan tema “Memberdayakan Wilayah Pertahanan Melalui Kegiatan Binter Terpadu Guna Memantapkan Ruang, Alat dan Kondisi Juang Yang Tangguh”.

Hadir pada kegiatan tersebut antara lain Komandan Kodim 0112/Sabang Letkol Czi. Adang Purnama, Wakil Kepala Sekolah SMKN Kota Sabang Bidang Humas Sri Rahayu bersama dua orang guru, 10 orang personil Kodim 0112/Sabang dan 200 orang Siwa/siswi SMKN Kota Sabang.

Dalam sambutannya Sri Rahayu mengatakan para siswa-siswi sebagai generasi bangsa patut berbangga dengan diselenggarakannya kegiatan oleh Kodim 0112/Sabang di SMKN Sabang, semoga kegiatan tersebut dapat diaplikasikan oleh siswa-siswi dalam kehidupan sehari-hari. Dengan hatapan kedepannya kegiatan seperti ini rutin dilaksanakan disekolah sekolah yang ada di Kota Sabang khususnya di SMKN, karena banyak membawa dampak yang positif bagi para generasi penerus bangsa., kata Sri Rahayu.

BACA JUGA...  Prodi Kesmas Unaya Gelar Pembekalan Magang di Instansi Kesehatan Aceh

Dengan adanya kegiatan positif seperti ini lanjut Sri Rahayu, kedepannya siswa-siswi dapat menjadi lebih baik dan semakin bertumbuh kembang semangat dalam menimba ilmu untuk menggapai impian yang dicita-citakan., harap Sri Rahayu.

Sementara Dandim 0112/Sabang Letkol Czi. Adang Purnama dalam paparannya menyampaikan, dimasa jaman kerajaan yang berjaya dahulu seperti kerajaan Sriwijaya, Majapahit dan lain sebagainya yang notabene memiliki wilayah teritorial luas bahkan sampai kenegeri Himalaya.

Salah satunya kerajaan pemersatu Nusantara yaitu Majapahit yang sangat disegankan para musuh-musuh Kerajaan dengan Panglima Perang tangguh bernama Patih Gajah Mada yang juga sangat disegan para Panglima Kerajaan lain.

“Kita petik dari rangkaian sejarah kerajaan, agar para siswa-siswi sekalian menirukan keberanian para pahlawan kerajaan dalam mempertahankan/membela sekaligus menjaga kedaulatan dan keutuhan NKRI kedepannya”, papar Dandim.

BACA JUGA...  Kekurangan Siswa, Kepsek Ini Minta Regrouping Sekolah

Ditambahkan, Wawasan Kebangsaan adalah cara pandang suatu bangsa mengenai diri dan ideologinya, serta cita-citanya, yang diorientasikan untuk memperkokoh dan menjaga persatuan bangsa dan ketahanannya.

“Sebagai bangsa Indonesia, kita harus menjaga nama baik NKRI dengan wawasan kebangsaan yang akan menanamkan sifat nasionalisme di dalam diri kita sebagai bangsa Indonesia”, harap Letkol Dadang.

Lebih lanjut dikatakan, peran kita untuk menjaga keutuhan wawasan kebangsaan adalah dengan menanamkan nilai-nilai kebangsaan sejak dini dan mengaplikasikan nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari dalam berbangsa dan bernegara.

“Kita harus memahami pengertian daripada wawasan kebangsaan yaitu cara pandang bangsa Indonesia tentang diri dan lingkungannya dengan mengutamakan persatuan dan kesatuan wilayah dalam penyelenggaraan kehidupan bermasyarakat dengan berlandaskan Pancasila, Undang-undang Dasar 1945 dan Bhinneka Tunggal Ika, walaupun berbeda – beda suku, agama, ras, adat serta budaya pada dasarnya tetap bersatu dalam bingkai NKRI”, kata Dandim lagi.

BACA JUGA...  Polemik Gubernur Vs Universitas Syiah Kuala

Adapun maksud dan tujuan pembinaan Wawasan Kebangsaan Binter terpadu adalah, agar para siswa-siswi guna menyadari pentingnya hidup bersama sebagai bangsa atas dasar kesamaan hak dan kewajiban agar terarah. Dengan sasaran menghidupkan kembali semangat kebangsaan, mendorong terwujudnya hidup yang harmonis, menjaga keutuhan bangsa serta mendorong pencapaian cita-cita tujuan Nasional.

Wawasan Kebangsaan merupakan hal yang sangat penting untuk ditanamkan bagi generasi muda khususnya para pelajar sebagai proses dalam pembentukan sikap moral agar memiliki kecintaan terhadap tanah air dan memelihara kesinambungan perjalanan kehidupan bangsa, serta terpeliharanya Negara Kesatuan Republik Indonesia dimasa kini dan masa mendatang., kata Bintara Binaan Desa (Babinsa) Gampong Cot Bak’U, Kecamatan Sukajaya, Kota Sabang. (Jalal)

Berita Terkait

Musriadi: Pendidikan Aceh Tak Boleh Kehilangan Jati Diri
Hardikda 2026, Aceh Dorong Pemerataan Mutu Pendidikan
Dewan Kota Kasih Hadiah, Kelulusan UKW-PR Capai 82 Persen 
Wisuda 1.001 Lulusan, UNISAI Targetkan Akreditasi Unggul
KKN Kelompok 24 Ubah Lahan Kosong Jadi Lahan Produktif
Densus 88 Umumkan Pemenang Lomba Video Kontra Narasi IRET di Aceh
Ribuan Warga Terpukau dengan Penampilan Pelajar di Jalan Raya 
Peringati Hari Damai Aceh, Siswa SMK Negeri 1 Lhoksukon Gelar Nuansa Keagamaan dan Sosial

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 09:17 WIB

Musriadi: Pendidikan Aceh Tak Boleh Kehilangan Jati Diri

Rabu, 2 September 2026 - 14:50 WIB

Hardikda 2026, Aceh Dorong Pemerataan Mutu Pendidikan

Minggu, 30 Agustus 2026 - 00:58 WIB

Dewan Kota Kasih Hadiah, Kelulusan UKW-PR Capai 82 Persen 

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:31 WIB

Wisuda 1.001 Lulusan, UNISAI Targetkan Akreditasi Unggul

Minggu, 23 Agustus 2026 - 17:25 WIB

KKN Kelompok 24 Ubah Lahan Kosong Jadi Lahan Produktif

Berita Terbaru

OLAHRAGA

Tak Boleh Ada Pemain Profesional di Liga Santri 2026

Selasa, 8 Sep 2026 - 18:08 WIB

Bupati Aceh Utara H. Ismail A Jalil, SE., MM saat melantik Direktur Utama PT Bina Usaha dan jajaran Komisaris.

PEMERINTAHAN

Ayah Wa Tunjuk Zulfikar Sebagai Direktur Utama PT Bina Usaha

Selasa, 8 Sep 2026 - 09:52 WIB