Klaim BPJS Belum Dibayar, Nakes RSUD-YA Mulai Tertekan Secara Ekonomi

Kamis, 7 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pusat Layanan BLUD-YA  Tapaktuan tampak dari depan.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

Pusat Layanan BLUD-YA Tapaktuan tampak dari depan.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

“Walaupun demikian, kami tetap bekerja melayani pasien. Namun hak jasa medis kami belum dibayarkan,” ungkap salah seorang tenaga kesehatan yang enggan disebutkan namanya.

Tidak hanya berdampak terhadap kesejahteraan tenaga medis, persoalan tersebut juga dikhawatirkan memengaruhi kualitas pelayanan kesehatan di RSUD-YA. Sejumlah dokter spesialis disebut mulai menyesuaikan jadwal pelayanan, sementara sebagian tenaga medis mulai mengisyaratkan kemungkinan aksi protes apabila tidak ada kepastian penyelesaian dalam waktu dekat.

BACA JUGA...  Rupiah "Berdarah-darah" di Saat Mata Uang ASEAN Menguat, Waketum PKN Desak Pemerintah Lakukan Penyelamatan Darurat

“Kami berharap ada solusi segera. Ini bukan hanya menyangkut hak tenaga kesehatan, tetapi juga keberlangsungan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua For-PAS Aceh Selatan, T. Sukandi, menilai persoalan tersebut harus menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Ia meminta manajemen rumah sakit melakukan evaluasi menyeluruh terkait keterlambatan administrasi yang berdampak luas terhadap operasional rumah sakit.

BACA JUGA...  Ekonomi RI Disorot Dunia, Model "Raksasa" Danantara Dianggap Berisiko

“Jika benar terjadi keterlambatan pengurusan SIO hingga berimbas pada tertundanya hak tenaga medis, maka persoalan ini perlu diaudit. Jangan sampai masalah administratif merugikan banyak pihak, terutama tenaga kesehatan yang berada di garis depan pelayanan,” tegas pria yang akrab disapa Mak Ajo Sukandi itu.

Berita Terkait

APEL Adu Dugaan Maladministrasi ke Ombudsman
Belanja Naik, APBK Aceh Tengah Defisit
Rizwan Husein: Kopi Jadi Kekuatan KDMP
Wagub Aceh Dek Fadh dan Ketua DPRA Bahas Perubahan UUPA
Ayah Wa Tunjuk Barona Raja sebagai Ketua Penanganan ODGJ Aceh Utara
Tarmizi: Tidak ada Satu Pun Masyarakat di Pasung 
Terkait Biaya Pesta Rakyat, Begini Kata Jubir Pemkab Aceh Utara 
Irigasi Tertutup Lumpur, 1.900 Hektare Sawah Terancam 

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 17:32 WIB

APEL Adu Dugaan Maladministrasi ke Ombudsman

Senin, 14 September 2026 - 17:19 WIB

Belanja Naik, APBK Aceh Tengah Defisit

Senin, 14 September 2026 - 16:57 WIB

Rizwan Husein: Kopi Jadi Kekuatan KDMP

Senin, 14 September 2026 - 14:57 WIB

Wagub Aceh Dek Fadh dan Ketua DPRA Bahas Perubahan UUPA

Senin, 14 September 2026 - 11:36 WIB

Ayah Wa Tunjuk Barona Raja sebagai Ketua Penanganan ODGJ Aceh Utara

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

APEL Adu Dugaan Maladministrasi ke Ombudsman

Senin, 14 Sep 2026 - 17:32 WIB

Rapat pembahasan APBK di DPRK Aceh Tengah.

PEMERINTAHAN

Belanja Naik, APBK Aceh Tengah Defisit

Senin, 14 Sep 2026 - 17:19 WIB

Lepas sambut Kapolres Aceh Tengah.

RAGAM BERITA

Diiringi Pedang Pora, Taufiq Tinggalkan Gayo

Senin, 14 Sep 2026 - 17:05 WIB

Ketua Kopsen Baitul Qiradh Baburrayyan Rizwan Husein sedang sosialisasi cara Penguatan Jaringan Usaha bagi Koperasi Desa Merah Putih.

EKBIS

Rizwan Husein: Kopi Jadi Kekuatan KDMP

Senin, 14 Sep 2026 - 16:57 WIB