Kinerja KIP Amburadul, Panwaslih Aceh Selatan Kukuhkan Pendirian

Jumat, 3 Februari 2023

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sebagian wartawan melakukan photo bersama dengan komisioner Panwaslih Kabupaten Aceh Selatan, seusai temu pers di kantor Panwas.(Photo/Media Aceh/ istimewa).

Sebagian wartawan melakukan photo bersama dengan komisioner Panwaslih Kabupaten Aceh Selatan, seusai temu pers di kantor Panwas.(Photo/Media Aceh/ istimewa).

TAPAKTUAN (MA) Sejumlah 111  anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) di Aceh Selatan dilaporkan sedang dalam masalah sehubungan adanya keterlibatan dalam partai politik (parpol), sebagai PNS dan pegawai kantor desa.

Dari 111 orang itu, yang mendominasi perangkat Gampong 95 orang, terlibat partai politik 10 orang, dan 6 orang ASN atau PNS. Selain  itu, terdapat juga anggota PPS yang menjadi suami isteri.

Begitu penjelasan  Kordiv PPPS Panwaslih Aceh Selatan Azhari  dan Kordiv HP2H Zarli Yanto dalam temu pers dengan wartawan di Kantor Panwaslih Aceh Selatan, Jum’at, (3/2/23).

Menurut keduanya, atas dugaan pelanggaran berdasarkan pengumuman tersebut KIP, Panwaslih Aceh Selatan telah melakukan pencermatan kembali didukung dengan data-data dari jajaran Panwascam di berbagai kecamatan dalam Kabupaten Aceh Selatan.

BACA JUGA...  Peduli Korban Banjir, Mantan Sekda Aceh Selatan Nasjuddin Serahkan Bantuan

Adapun masalah yang didapati antara lain, setidaknya terdapat 95 orang perangkat gampong yang lulus sebagai PPS, 10 orang pengurus partai politik,dan 6 orang ASN atau PNS baik yang bertugas di Aceh Selatan dan di Kabupaten Aceh Barat Daya dan terdapat juga pasangan suami istri yang lulus sebagai PPS.

Berkaitan dengan hasil evaluasi dan pengawasan yang dilakukan Panwaslu Aceh Selatan tentang rekrutmen PPK dan PPS di Aceh Selatan, paska pengumuman KIP Aceh Selatan, Panwas Aceh Selatan menemukan pelanggaran yang cukup meresahkan.

BACA JUGA...  117 Atlet PORA Diberangkatkan Ke Pidie, Pj Bupati Azwardi: Borong Lebih Banyak Medali

“Hasil pleno tingkat pimpinan memutuskan melalui rapat harus dilakukan analisis hukum oleh divisi Panwaslih, sehingga kami serius untuk menangani persoalan ini,” kata Azhari.

Sampai saat ini, pihaknya,  belum menemukan klausul yang melarang orang berjabatan rangkap untuk PPS,” namun di dalam pelaksanaan nanti timbul kekhawatiran kita akan berpengaruh terhadap kinerja penyelengara pemilu atau sebaliknya mempengaruhi kinerja yang bersangkutan pada dinasnya,” ujarnya.

“Jadi hal ini lebih kepada keadaban dan etika, saat orang berjabatan rangkap akan sulit mengerjakan keduanya secara bersamaan,” katanya.

Menurutnya, Panwaslih telah  menyurati KIP dengan meminta penelaahan tentang hasil seleksi PPS, baru-naru ini.

BACA JUGA...  Aceh Selatan Selangkah Maju,  Perbup Perencanaan dan Pengganggaran Program Kegiatan Konservasi Dilahirkan

“Berikutnya, kami akan  menyurati pihak Pemkab Aceh Selatan untuk meminta penjelasan tentang surat izin atasan,” ujar Azhari.

Lanjutnya, Panwaslih memberikan tenggat waktu untuk menjawab dan menindaklanjuti temuan yang mengindikasikan pelanggaran.

Panwaslih akan tetap bersikukuh dengan apa yang menjadi pelanggaran terhadap rekrutmen PPS, tegasnya.

“Sama sekali kami tidak bersekongkol dengan kebijakan KIP yang melanggar aturan dan tetap akan memainkan kuku tajam dengan aturan,”tegas Azhari.

Kepatutan yang menjadi alasan mengapa pihak Panwascam melakukan pengawasannya secara ketat, kalaupun tidak ada aturan yang melanggar, kata Ketua Panwascam  Labuhan Barat ini, (Maslow Kluet).

Berita Terkait

M. Najur dan Teuku Alamsyah Dilantik 
RSUD Yuliddin Away Kini Layani Pemasangan Ring Jantung
Ayah Wa: Mari Rawat Perdamaian Aceh dan Titipkan dalam Doa
Satu Dapur SPPG di Aceh Selatan Dihentikan
Tarmizi Hadiri Penetapan Rancangan KUA
Aceh Utara Bangkit: Pemkab Salurkan Rp11,2 Miliar Bantuan bagi Masyarakat Terdampak Bencana
Klaim Lahan Militer Vs Warga Tangerang, Pengamat Kebijakan Publik: Jangan Ada yang Merasa Paling Merah Putih
Dari Jalan hingga Air Bersih, TMMD ke-129 Hadirkan Harapan Baru di Pedesaan

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 18:18 WIB

M. Najur dan Teuku Alamsyah Dilantik 

Jumat, 14 Agustus 2026 - 18:07 WIB

RSUD Yuliddin Away Kini Layani Pemasangan Ring Jantung

Jumat, 14 Agustus 2026 - 11:00 WIB

Ayah Wa: Mari Rawat Perdamaian Aceh dan Titipkan dalam Doa

Rabu, 12 Agustus 2026 - 22:20 WIB

Satu Dapur SPPG di Aceh Selatan Dihentikan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 08:06 WIB

Tarmizi Hadiri Penetapan Rancangan KUA

Berita Terbaru

Teuku Alamsyah sedang membubuhkan tanda tangan dalam berita acara setelah dilantik oleh Bupati Asel HMW di Tapaktuan, Jumat, (14/8/2026).(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

PEMERINTAHAN

M. Najur dan Teuku Alamsyah Dilantik 

Jumat, 14 Agu 2026 - 18:18 WIB

dr. Emil Fathoni specialis intervensi yang juga specialis jantung dan pembuluh darah sedang menangani langsung operasi kateterisasi jantung di RSUD dr. H. Yuliddin Away Tapaktuan, Jumat, (14/8/2026).(Foto/mediaaceh.co.id/ istimewa).

KESEHATAN

RSUD Yuliddin Away Kini Layani Pemasangan Ring Jantung

Jumat, 14 Agu 2026 - 18:07 WIB

NEWS FEATURE

Enam Bulan Memulihkan Rantau Setelah Banjir

Jumat, 14 Agu 2026 - 13:06 WIB