Ketum PWI Pusat: Modal Ventura Memiliki Peran Strategis Perkuat UMKM

Kamis, 20 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Namun, ia mengakui bahwa pelaksanaan aturan di lapangan tetap menghadapi tantangan ketika terdapat penyimpangan yang dilakukan oleh oknum.

“Kalau peraturannya sudah kita buat, langkah-langkah mitigasinya sudah kita buat, tapi ada penyimpangan di jalan yang disebabkan oleh oknum, ini memang menjadi tantangan buat kita semua,” ujarnya.

Sementara itu, pakar kebijakan ekonomi makro sekaligus Dosen Fakultas Bisnis dan Inovasi Sosial Universitas Atma Jaya Jakarta, YB Suhartoko, menilai penguatan pengawasan juga perlu memperhatikan posisi perusahaan pasangan usaha (PPU).

BACA JUGA...  Ketum PWI Hendry Ch Bangun Terima Penghargaan dari Kemenpora

Menurut Suhartoko, PPU berpotensi berada pada posisi yang lebih lemah ketika berhadapan dengan perusahaan modal ventura yang memiliki kekuatan modal lebih besar.

“Jadi walaupun PMV itu selalu sudah memberitahukan risikonya, di sini PPU kita pada posisi yang lemah, maka pendampingan PPU-nya saya kira dari OJK harus menjadi lebih kuat,” kata Suhartoko.

BACA JUGA...  Manajemen PT SGN Kagum Kadar Tebu Gula Dampingan PeTeBu Sumut 24 Brix Meter

Ia menilai pendampingan terhadap PPU penting untuk memastikan perusahaan penerima investasi memiliki perlindungan yang memadai dalam menjalankan hubungan bisnis dengan investor.

Penguatan pendampingan juga dinilai dapat membantu menciptakan hubungan investasi yang lebih sehat antara PMV dan PPU serta mendukung keberlanjutan perusahaan penerima investasi.

Berita Terkait

Gandeng LPPI, Bank Aceh Tancap Gas
Menjaga Amanah Selama 53 Tahun, Bank Aceh Siap Melangkah Lebih Kuat
Kolaborasi Human Initiative dan KBQ Baburrayyan Bangkitkan Petani Kopi Pascabanjir dan Longsor
Pasca Banjir Mengubah Cara Pandang, Geuchik Pon: Perlu Dukungan Pemerintah untuk Swasembada Pangan
FISIP USK Satukan Suara, Aceh Harus Jadi Pemain Utama di Blok Andaman
Pascabanjir, Geuchik Pon Sulap 40 Hektare Tambak Menjadi Sawah demi Tingkatkan Ekonomi Warga
Pembangunan Jembatan Aramco di Aceh Selatan Masuki Tahap Finishing, Segera Tingkatkan Akses dan Ekonomi Warga
Pasar Tani “Aceh Road Show” Tawarkan Harga Komoditas Murah

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 09:20 WIB

Ketum PWI Pusat: Modal Ventura Memiliki Peran Strategis Perkuat UMKM

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 16:14 WIB

Gandeng LPPI, Bank Aceh Tancap Gas

Kamis, 6 Agustus 2026 - 22:19 WIB

Menjaga Amanah Selama 53 Tahun, Bank Aceh Siap Melangkah Lebih Kuat

Jumat, 31 Juli 2026 - 21:28 WIB

Kolaborasi Human Initiative dan KBQ Baburrayyan Bangkitkan Petani Kopi Pascabanjir dan Longsor

Selasa, 28 Juli 2026 - 23:22 WIB

Pasca Banjir Mengubah Cara Pandang, Geuchik Pon: Perlu Dukungan Pemerintah untuk Swasembada Pangan

Berita Terbaru

NEWS FEATURE

Kelas Berdaya, Mengenalkan Mitigasi Bencana Kepada Siswa SLBN

Jumat, 21 Agu 2026 - 11:40 WIB

FEATURE

Dari Bantuan Darurat ke Ekonomi Mandiri

Jumat, 21 Agu 2026 - 10:29 WIB

Sekdakab Asel Diva Samudra Putra berbincang dengan Asisten dan pemateri Rakor di Aula Dinas Pariwisata Jalan T. Ben Mahmud Tapaktuan, Kamis, (20/8/2026).(Foto/mediaaceh.co.id/Maslow Kluet).

PEMERINTAHAN

Satu Data, Sasaran Nyata

Kamis, 20 Agu 2026 - 20:04 WIB

HUKOM

Tiga Residivis Kembali Ditangkap 

Kamis, 20 Agu 2026 - 15:46 WIB