Sementara itu, turnamen yang digelar oleh MAVI Sumut berhasil menyatukan semangat para mantan atlet dan pecinta bola voli dari berbagai kalangan. Meski banyak di antara panitia telah memasuki usia tidak muda lagi, semangat yang ditunjukkan justru luar biasa. Nama-nama seperti Paryono, Syarizal, Fitra, Sujono, Bambang, Arianto , Yuni Regar, T. Komariah, Yulia, Kasmiati, Yuni, Lia Lubis, dan lainnya disebut sebagai tokoh-tokoh yang berperan penting dalam kesuksesan kejuaraan ini.
“Seminggu penuh mereka tidak kenal lelah menggelar pertandingan, bahkan setara dengan pelaksanaan Kejuaraan Daerah (Kejurda) yang seharusnya menjadi tanggung jawab PBVSI Sumut. Ini bukti bahwa semangat dan cinta terhadap olahraga tak pernah padam meski usia bertambah,” pungkas Anto Genk penasehat PWI dan Wakil Ketua Serikat Perusahaan Pers ( SPS) Sumut ini.
Dengan adanya sinergi antara organisasi olahraga, media, dan masyarakat, ke depan diharapkan MAVI dapat terus berkembang dan menjadi wadah prestasi atlet-atlet muda voli Indonesia. Apresiasi dan dukungan yang diberikan Ketum MAVI Pusat menjadi semangat baru untuk memperluas pengaruh dan kiprah MAVI di tingkat nasional.(R)




