Ketua Senat FDK UIN Ar-Raniry Minta KPK Jangan Mau Dikendalikan

Rabu, 11 September 2019

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh (ADC) – Ketua Umum Senat Mahasiswa Fakultas Dakwah dan Komunikasi (SEMA FDK) Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry, Muammar menyebutkan rencana Revisi Undang-Undang Komisi Pemberantas Korupsi (KPK), akan membuat para pejabat pemerintah menjadi kebal hukum, apabila Revisi Undang-Undang KPK yang saat ini menuai kontra segera disahkan.

Menurutnya, pejabat pemerintah selama ini kerap tersandung kasus korupsi dan upaya untuk mengesahkan RUU KPK merupakan jalan yang aman untuk melakukan tindakan berkorupsi dilingkungan mereka bekerja.

BACA JUGA...  Tim Penilai ASPENMAD Masuk Ke MAN 1 Aceh Utara, Ini Tujuannya

“Seakan-akan RUU KPK jika nanti disahkan, merupakan jalan yang aman bagi para koruptor untuk menghabiskan uang negara. Karena RUU KPK saat ini menurut saya sangat tidak efektif, karena KPK yang harusnya menjadi lembaga yang berdiri tanpa pengaruh siapapun, akan menjadi lembaga yang gampang dikendalikan,” kata Muammar dalam rilisnya yang diterima media ini, Rabu 11 Sepetember 2019.

Dia menjelaskan, bahwa ada beberapa macam isi RUU KPK yang dianggap dapat melumpuhkan lembaga anti rasuah tersebut, diantaranya seperti adanya dewan pengawas, penyadapan dipersulit dan dibatasi serta kedudukannya ada dibawah kendali pemerintah.

BACA JUGA...  BI Luncurkan Kartu GPN, Walikota Sampaikan Apresiasi

“KPK tidak lagi menjadi independen karena adanya dewan pengawas, penyadapan dipersulit dan dibatasi serta KPK akan berada dalam kendali pemerintah. Ini sangat berbahaya menurut saya, harusnya KPK bersifat independen dalam memberantas korupsi yang saat ini sangat memprihatinkan dan saya berharap semoga pemerintah jangan mengutak-atik KPK dan mengendalikannya, “jelasnya.

Diharapkan, Presiden Republik Indonesia Joko Widodo segera mengambil sikap atas penolakan RUU KPK yang dinilai melumpuhkan dan melecehkan semangat untuk memberantas korupsi di Indonesia.

BACA JUGA...  Siswa MAN 1 Aceh Utara Gelar Praktek Panjat Tiang Listrik

“Saya berharap kepada Presiden Indonesia Bapak Joko Widodo, supaya mendukung untuk menolak RUU KPK, jangan sampai disahkan. Karena RUU KPK ini akan berpotensi melecehkan semangat dalam memberantas korupsi oleh KPK yang harusnya independen. Mari kita kawal secara bersama-sama supaya tidak ada celah bagi koruptor di Indonesia”, tutupnya.(Jalal).

Berita Terkait

Workshop Desain Grafis, Buka Peluang Freelance bagi Pelajar
Rahmatsyah Tunjuk Henny Mahera Siregar Sebagai Plh SMAN 1 Simpang Ulim
Pasca Demonstrasi di SMAN 1 Simpang Ulim, Kacabdin: Kita Tunjukkan Plh
Teuku Kamaruzzaman Kembali Pimpin IKAKUM USK 2026–2031
DPP PA Gelar FGD, Lukman Hakim: Pentingnya Ideologi Ke Acehan 
PA Sukses Gelar Pendidikan Politik untuk Anggota
Muhammad Johan Mengikuti Wisuda S3 di UPI Bandung dengan Predikat Cumlaude 
Ayah Wa Temui Gubernur URI Bahas Sekolah Garuda

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:25 WIB

Workshop Desain Grafis, Buka Peluang Freelance bagi Pelajar

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:58 WIB

Rahmatsyah Tunjuk Henny Mahera Siregar Sebagai Plh SMAN 1 Simpang Ulim

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:37 WIB

Pasca Demonstrasi di SMAN 1 Simpang Ulim, Kacabdin: Kita Tunjukkan Plh

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:05 WIB

Teuku Kamaruzzaman Kembali Pimpin IKAKUM USK 2026–2031

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:08 WIB

DPP PA Gelar FGD, Lukman Hakim: Pentingnya Ideologi Ke Acehan 

Berita Terbaru

MILITER

Pulang Ke Pidie Jaya, Danrem Hadiri Maulid Raya

Kamis, 29 Okt 2026 - 17:01 WIB

RAGAM BERITA

Firdaus Diberhentikan dari Anggota PWI

Rabu, 28 Okt 2026 - 16:33 WIB

Wakil bupati Aceh Utara Tarmizi Panyang saat mengikuti pertemuan pemetaan wilayah banjir dan longsor bersama BPBD Aceh Utara.

PEMERINTAHAN

BPBD Petakan Wilayah Rawan Banjir dan Longsor Aceh Utara

Selasa, 27 Okt 2026 - 19:06 WIB