Ketua FKJP Aceh : Pemagangan Solusi Memperkecil Angka Pengangguran

Jumat, 2 Maret 2018

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua FKJP Aceh, H.M. Dahlan Sulaiman S.E.,M.Si.

Ketua FKJP Aceh, H.M. Dahlan Sulaiman S.E.,M.Si.

Banda Aceh (ADC) – Jumlah angkatan kerja dan pengangguran di Aceh setiap tahun terjadi peningkatan baik berasal dari lulusan SMA/SMK maupun Perguruan Tinggi dari berbagai disiplin Ilmu. Tingginya angka pengangguran ini adalah merupakan tanggung jawab Pemerintah untuk mengatasinya sesuai dengan amanah konstitusi negara.

Hal tersebut disampaikan Ketua Forum Komunikasi Jejaring Pemagangan (FKJP) Provinsi Aceh, H.M. Dahlan Sulaiman, ketika memberi sambutan dan pengarahan dalam acara pembukaan Pemagangan Dalam Negeri dihadapan pejabat terkait, Pimpinan Lembaga Pelatihan, Asisosiasi Pengusaha serta 130 peserta Pelatihan dan Pemagangan tahun 2018, di Aula Disnaker Mobduk Provinsi Aceh, Kamis (01/03/2018).

“Namun pemerintah tentu tidak bisa dan tidak mampu bekerja sendiri, masyarakat harus turut membantu,” kata Dahlan Sulaiman yang juga sebagai Ketua DPP Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Aceh.

BACA JUGA...  Usman Lamreung: Rendahnya Kualitas Pendidikan di Aceh

Dalam kaitan ini, lanjut Dahlan, Apindo sebagai Asosiasi Pengusaha bersama elemen masarakat terkait yang lain terpanggil untuk berperan aktif mensukseskan Pelatihan dan Pemagangan melalui Forum KomunikasiJejaring Pemagangan (FKJP) bekerja sama degan Disnaker Mobduk Aceh dalam Pelaksanaan Pelatihan dan Pemagangan setiap tahunnya.

“Tahun yang lalu Kementerian Tenaga Kerja dengan sumber dana APBN mengalokasikan 15 paket untuk peserta perpaket 10 orang yg artinya ada 150 calon tenaga kerja yang dimagangkan,” lanjutnya.

Dia menyebutkan, untuk tahun 2018 ini, jumlah paket dikurangi menjadi hanya 13 paket, sedangkan untuk daerah lain, yang jumlah penduduk,angkatan kerja dan pengangguran lebih kecil dari Aceh ternyata paketnya bertambah atau sama degan tahun sebelumnya.

“Ini pasti ada yang keliru dalam mengambil kebijakan, seyogianya mendapat perhatian dan ada upaya mengoreksi kekeliruan tersebut untuk kedepan,” ujar Dahlan.

BACA JUGA...  DPP SiGAP Kritisi Profesionalitas Ketua Ombudsman RI Perwakilan Aceh

Menurut Dahlan, pelatihan dan magang tersebut, betapun kecilnya, sangat membantu dalam membuka lapangan kerja dan memperkecil angka pebgangguran, sebagai contoh, dari 150 orang peserta tahun lalu terserap langsung di perusahaan tempat magang dan mitra sebesar 85 orang, selebihnya ada yang melamar ketempat lain dan ada juga yang membuka usaha atau bekerja sendiri seperti usaha menjahit, bengkel las dan perbaikan sepeda motor.

“Dari hasil monitor FKJP dan Apindo setiap pemagangan dan latihan, hampir 100 persen lamarannya terserap di dunia kerja,” ungkapnya.

Disebutkannya, selain banyak kelebihan, program Pelatihan Pemagangan tersebut, dalam pelaksanaannya juga ditemui adanya kelemahan dan kekurangan yang mesti diperbaiki, antara lain adalah kesediaan dana yang bersumber APBN tersebut sangat kecil.

“Yang mestinya dapat diatasi melalui kombinasi dengan APBA, sebagai mana dilakukan di daerah lain, sayangnya hal ini tidak mendapat perhatian pihak Dinas walau FKJP telah menghimbau setiap tahun,” tandasnya.

BACA JUGA...  109 RTLH Direhab dalam program TMMD

Dia mengungkapkan, kelemahan lainnya adalah waktu tersedia untuk penyelenggaraan sangat sempit dan selalu tergesa gesa, seyogianya, ketika informasi paket didapatkan dari pusat, segera dirapatkan di FKJP untuk melakukan persiapan.

“Kelalaian ini sangat mengganggu pelaksanaan, contohnya hari ini, pelatihan oleh LPK dan Perusahaan sudah dimulai, namun, perlengkapan belajar untuk peserta masih ada di Dinas yang belum tahu bila disalurkan, begitu juga biaya monitor ke daerah yang jauh, semisal ke Tamiang dan lain-lain, tidak tersedia secukupnya,” tutur Dahlan.

Dia juga menyebutkan, banyak lagi yang perlu mendapat perbaikan agar tujuan mulia pemagangan tersebut dapat dilaksanakab degan sebaik-baiknya. [D]

Berita Terkait

Ada Apa dengan Taman Budaya Sabang? BPJS Kesehatan Dipertanyakan
RSUD Yuliddin Away Kini Layani Pemasangan Ring Jantung
Program JKN Kian Kokoh, BPJS Kesehatan Cetak SDM Sehat Menuju Indonesia Emas 2045
Wakapolres hingga Kasat Reskrim Berganti, Polres Aceh Selatan Gelar Sertijab
Hari Bhayangkara ke-80, Polres Aceh Selatan Perkuat Sinergi dan Apresiasi Personel Berprestasi
Muzakir dan Tri Susanti Sirait Juara Bhayangkara Run Aceh Selatan 
70 Irpom Diturunkan, Aceh Tamiang Kebut Pemulihan 2.673 Hektare Sawah Pascabanjir
Sejumlah Insiden MBG di Aceh Selatan Diduga Akibat Lemahnya Koordinasi dan Pengawasan

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 17:53 WIB

Ada Apa dengan Taman Budaya Sabang? BPJS Kesehatan Dipertanyakan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 18:07 WIB

RSUD Yuliddin Away Kini Layani Pemasangan Ring Jantung

Kamis, 2 Juli 2026 - 21:03 WIB

Program JKN Kian Kokoh, BPJS Kesehatan Cetak SDM Sehat Menuju Indonesia Emas 2045

Kamis, 2 Juli 2026 - 20:40 WIB

Wakapolres hingga Kasat Reskrim Berganti, Polres Aceh Selatan Gelar Sertijab

Rabu, 1 Juli 2026 - 20:22 WIB

Hari Bhayangkara ke-80, Polres Aceh Selatan Perkuat Sinergi dan Apresiasi Personel Berprestasi

Berita Terbaru

Sekda Aceh, M. Nasir, S.IP., MPA

NANGGROE

Belum Genap 2 Tahun, M. Nasir Tinggalkan Kursi Sekda Aceh

Minggu, 23 Agu 2026 - 12:41 WIB

Foto bersama di puncak Benteng A Batere Meteo Gampong CIT Ba'U Sabang

PERISTIWA

Cot Ba’u Didorong Jadi Destinasi Wisata Budaya

Sabtu, 22 Agu 2026 - 22:38 WIB

PEMERINTAHAN

Amzi JMY Pimpin TDA Jakarta Selatan 9.0

Sabtu, 22 Agu 2026 - 21:58 WIB

RAGAM BERITA

Firdaus: Kita Harus Kolaborasi 

Sabtu, 22 Agu 2026 - 21:53 WIB

PERISTIWA

Anggota Polri Ditemukan Meninggal di Aceh Barat 

Sabtu, 22 Agu 2026 - 21:48 WIB