oleh

Ketua DPRK Terima Audiensi Kepala Sekolah Dasar Bahas Program Full Day School

Banda Aceh (ADC)-Sejumlah kepala Sekolah Dasar (SD) Se- Kota Banda Aceh, melakukan audiensi dengan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh, Arif Fadillah, Kamis 11 Oktober 2018.

Kegiatan tersebut, dalam rangka melakukan pembahasan dan meminta arahan dari Ketua DPRK Banda Aceh, terkait akan diterapkannya program Full Day Schooll (Sekolah Lima Hari Dalam Satu Minggu) di SD Negeri 1 Kota Banda Aceh.

Kepala SD Negeri 1 Banda Aceh, Ramli dalam pertemuan ini menyampaikan, sesuai dengan apa yang telah diharapkan oleh Kementerian pendidikan dan kebudayaan nasional, dimana SDN 1 Banda Aceh merupakan sekolah rujukan di Aceh khususnya Banda Aceh.

Sebagai SD rujukan, Kementerian menganjurkan untuk membuat Full Day School, atau sekolah lima hari yang dimulai dari hari senin sampai hari jumat. Ini dilakukan pemerintah, dalam hal pembentukan karakter anak bangsa.

Ia juga mengatakan, pemerintah melakukan revolusi karakter bangsa melalui penataan kembali kurikulum nasional secara proporsional. ”Karenanya, Full Day Scholl merupakan alternatif dalam membangun karakter anak didik menjadi lebih matang semakin senang belajar meningkatkan nasionalisme serta spiritualisme,”ungkapnya.

“SD Negeri 1 Banda Aceh, akan melaksanakan Full Day Schol dengan penambahan pembelajaran tahfiz sebagai program unggulan,” jelas Ramli pada saat memaparkan program tersebut.

Menurutnya, manfaat dari program ini untuk mengembangkan potensi peserta didik dalam menghafal Al Quran. Disamping itu lulusan SDN 1, akan mampu bersaing di jenjang pendidikan selanjutnya dengan mencetak lulusan yang memiliki wawasan islami.

Sementara itu, lanjut Ramli, pada hari Sabtu dan Minggu Family Time semakin berkualitas dan menanamkan karakter, dan kegiatan ekstrakurikuler semakin berkualitas juga pastinya,” pungkasnya.

Ramli menambahkan pelaksanaan Full Day School ini akan di integrasikan dengan pengembangan nilai-nilai karakter dan pelajaran tambahan yaitu pembelajaran Rahfiz, program ini diharapkan setelah siswa menyelesaikan pendidikan SD mampu menghafal Al Quran.

Selain itu, Ramli juga manambahkan. Dalam pelaksaan ini,  kami membutuhkan dukungan dari Walikota, DPRK Banda Aceh, pihak Dinas, dan intansi terkait dapat membantu kami dalam penyediaan guru tahfis yang sesuai dibidangnya, sehingga target kami dalam pelajaran tahfiz akan tercapai,” tutup Kepala SDN 1.

Sementara itu, Ketua DPRK Banda Aceh Arif Fadillah, menyatakan persetujuannya dengan program tersebut. “Tapi, untuk jam belajar kalau bisa tidak sampai pukul lima sore, melainkan sampai pukul 15 saja,” pintanya.

Arif Fadillah juga mengatakan. Kita akan menampung semua aspirasi yang disampaikan para kepala sekolah dan guru, dan menjadikan informasi awal untuk melanjutkan pembahasan ke jenjang berikutnya.

“Saya pikir, ini sebagai bahan dasar kita berdiskusi dulu, saya sarankan juga untuk menyampaikan hal ini dengan walikota supaya jika nanti pihak eksekutif sudah menyetujuinya, legislatif akan mengalokasikan anggaran untuk program ini nantinya,” kata Arif Fadillah. (Ahmad Fadil/Rel)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA..