Dari hasil penelusuran tem ahli dari Bappeda Aceh dan tim peneliti dari Unsyiah pada tahun 1995 kedalaman air danau lut tawar 120 meter dimana rata- rata kedalamannya 50-60 meter, namun setelah diukur kembali pada tahun 2012 kedalaman air di danau lut tawar hanya tinggal 80 meter lagi atau sekitar kedalaman rata-rata mencapai 25, 19 meter dengan menggunakan pengukuran secara metode icho sonder – Mar Pho.
” Ini berarti selama 17 tahun, telah terjadi pendangkalan air danau lut tawar akibat adanya pengikisan tebing atau longsor, selain itu ada kepadatan dari jenis tumbuhan lainnya berupa eceng gondok serta adanya pencemaran yang di lakukan oleh masyarakat, apalagi saat ini, danau adalah salah satu tempat berlibur atau tempat wisata bagi masyarakat,” terang Ketua Dewan Adat Masyarakat Gayo itu.
Untuk itu, kiranya pemerintah dapat mengambil langkah – langkah yang tepat guna penyelamatannya, misalnya menyerahkan tanggung jawab tersebut kepada Majlis Adat Gayo, atau ke Dewan Adat Gayo atau kelembagaan lainnya, ini sampai dengan saat ini belum jelas regulasinya, terang Tagore AB, sang mantan Bupati dan Mantan Anggota DPR-RI tersebut. (AR)




