KETIKA GELAP LEBIH BERBAHAYA DARI BANJIR

Sabtu, 20 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sa'aduddin Djamal. Walikota Banda Aceh; Negara Hadir Ketika Bencana Mencabik Kehidupan.

Sa'aduddin Djamal. Walikota Banda Aceh; Negara Hadir Ketika Bencana Mencabik Kehidupan.

PENGUNGSIAN DAN PEREMPUAN YANG TERLUPAKAN

DI DPRK, pengungsian manusia dibuka. Masjid dibersihkan. Bantuan datang silih berganti. Namun Iliza menyoroti satu hal yang kerap tak terucap; kebutuhan biologis perempuan.

“Perempuan butuh pakaian dalam, kebutuhan haid, ibu menyusui. Ini sering tidak disampaikan,” ujarnya.

Di lapangan, kebutuhan seperti pembalut, pakaian dalam, dan ruang privasi sering dianggap sekunder. Padahal, bagi perempuan, hal-hal inilah yang menentukan apakah mereka bisa bertahan dengan bermartabat.

BACA JUGA...  Di Tengah Anggaran Rp70 Miliar Lebih, Warga Korban Banjir Aceh Timur Terima Segenggam Daging Meugang

Bencana, tanpa perspektif gender, mudah berubah menjadi ketidakadilan berlapis.

RELAWAN DAN NEGARA YANG HADIR

SEKITAR 340 relawan dari Pemerintah Kota Banda Aceh turun langsung ke lapangan. Mereka berkolaborasi dengan mahasiswa, yayasan sosial, DPR RI, dan berbagai elemen masyarakat. Di tengah keterbatasan, kolaborasi menjadi satu-satunya cara bertahan.

“Bantuan tetap harus datang, meskipun mereka tidak tinggal di tenda. Karena mereka sudah tidak punya apa-apa,” kata Iliza.

Pernyataan ini menyentuh inti persoalan kebencanaan di Indonesia; negara sering hadir terlambat, tetapi publik berharap ia hadir sepenuhnya.

BACA JUGA...  REFLEKSI IMAN DI TENGAH UPAYA BANGKIT PASCABENCANA

GELAP SEBAGAI METAFORA

GELAP di kampung bencana bukan hanya soal lampu yang padam. Ia adalah metafora tentang keterbatasan sistem, lambannya respons, dan rapuhnya perlindungan sosial. Tanpa listrik, tanpa air bersih, tanpa akses jalan, warga bukan hanya kehilangan rumah [mereka kehilangan kendali atas hidupnya].

Berita Terkait

JKN Berkelanjutan, BPJS Tapaktuan Gandeng Media
Bank Aceh Sosialisasi IBC Ke Sekolah 
Iskandar: Terima Kasih Ayah Wa, Sudah Mengobati ODGJ di Aceh Utara 
Barona: ODGJ Kita Tangani Berdasarkan Perintah Ayah Wa
Pernyataan BKSDA Dinilai Timbulkan Kekesalan Masyarakat
Puskesmas Tanah Jambo Aye Gelar CKG di 30 Gampong
BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome
Banda Aceh Gencarkan Branding Kawasan Tanpa Rokok

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 20:12 WIB

JKN Berkelanjutan, BPJS Tapaktuan Gandeng Media

Rabu, 23 September 2026 - 22:58 WIB

Bank Aceh Sosialisasi IBC Ke Sekolah 

Senin, 21 September 2026 - 15:49 WIB

Iskandar: Terima Kasih Ayah Wa, Sudah Mengobati ODGJ di Aceh Utara 

Senin, 21 September 2026 - 15:10 WIB

Barona: ODGJ Kita Tangani Berdasarkan Perintah Ayah Wa

Kamis, 17 September 2026 - 20:56 WIB

Pernyataan BKSDA Dinilai Timbulkan Kekesalan Masyarakat

Berita Terbaru

Dalam rangka peringatan HUT TNI ke-81, TNI AL. Lakukan pengobatan gratis terhadap warga.

EDUKASI

TNI AL dan Mubadala Energy Hadir untuk Warga

Kamis, 8 Okt 2026 - 23:04 WIB

Pertemuan Bupati Aceh Utara Ayah Wa dengan para ulama kharismatik saat membahas peringatan HSN Tahun 2026 di Aceh Utara, Kamis, (8/10).

PEMERINTAHAN

Persiapan HSN 2026, Ayah Wa Gandeng Ulama 

Kamis, 8 Okt 2026 - 22:52 WIB