Ketegangan Ketua DPRA dan Wakil Gubernur Aceh Berakhir Damai di Kediaman Abu Razak

BANDA ACEH (MA) Ketegangan antara Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) Tgk. Zulfadhli dan Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah (Dek Fadh) yang sempat mencuat di media sosial akhirnya berujung damai.

Perselisihan ini dipicu oleh pengangkatan Alhudri sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, yang dinilai Ketua DPRA cacat hukum dan tidak sah.

BACA JUGA...  Pemkab Asel Buka Seleksi Calon Paskibraka HUT RI Ke - 80

Dalam situasi yang sempat memanas, Sekjen DPP Partai Aceh, Kamaruddin Abu Bakar alias Abu Razak, turun tangan untuk mendamaikan kedua pihak.

Proses perdamaian berlangsung di kediaman Abu Razak pada Senin, 24 Februari 2025. Momen tersebut disaksikan oleh sejumlah tokoh Aceh, termasuk Sulaiman Abda, Juanda Jamal, Hendri, Tgk. Anwar, dan Tgk. M. Yunus.

BACA JUGA...  Ayah Wa Lantik 3 Imum Mukim dan 32 Geuchik di Aceh Utara

Dalam pertemuan tersebut, Abu Razak menekankan pentingnya kekompakan antara eksekutif dan legislatif demi kemajuan Aceh. “Tidak ada gunanya perpecahan, mari kita fokus membangun Aceh bersama,” ujarnya.

Dengan adanya kesepakatan ini, diharapkan hubungan antara DPRA dan Pemerintah Aceh kembali harmonis, serta dapat bekerja sama dalam menjalankan roda pemerintahan demi kesejahteraan masyarakat.(TM)

BACA JUGA...  Ketua SPS Aceh Kenang Abu Razak: Pejuang, Pengusaha, dan Sahabat Pers