Kepala Inspektorat Aceh Besar Takut Bertemu Dengan Wartawan

Rabu, 22 Maret 2017

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Jantho |AP– Kepala inspektorat Aceh Besar Marhaban SP MM, sulit ditemui,setiap wartawan datang ingin konfirmasi berita dana desa dari tim audit Inspektorat Aceh Besar, malah mengelak bahkan sombong ketika wartawan hendak konfirmasi berita beliau kabur Senin (21/03/2017).

Sikap Marhaban yang melarikan diri dari wartawan, membuktikan bahwa dirinya tak ingin kinerjanya disorot oleh media. Marhaban juga seolah tak mengerti undang-undang no 14 Tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik, yang mana setiap aparatur pemerintah mengabaikannya, maka sama dengan pejabat tersebut telah melanggar UU tersebut.

BACA JUGA...  Strategi Pemerintahan Muallem-Dek Fadh Menuju 2025-2030, Ini Kata Jubir 

Ketika awak media ini masuk ke kantor Inspektorat, seorang pegawai yang berada di ruang tengah langsung mengatakan bahwa Bapak Marhaban ada di dalam. “. Wartawan yang mencoba masuk keruang Marhaban, hanya mendengar beberapa pegawai berbisik , Pak Marhaban bosan jumpa dengan Wartawan.

Yang sangat mengherankan saat itu, ada 5 unit sepmor terparkir dihalaman kantor Inspektorat Aceh Besar bersama satu unit mobil yang salah satunya berplat merah, dan diketahui adalah kenderaan dinas Marhaban, namun ketika tim masuk dan berada didalam, keadaan begitu sepi.

BACA JUGA...  Public Expose Program dan Keuangan BPJS Kesehatan, Sorotan Dunia Harumkan Indonesia, Capaian Nyata Layanan ke Pedalaman

Sementara salah satu petugas piket ketika wartawan ingin menjupai kepala inspektur kabupaten Aceh Besar Marhaban, untuk konfirmasi tetang persoalan tim Inspektorat yang terun ke Desa untuk pemeriksaan dana desa di Kecamatan Darul Imarah,dirinya tidak bersedia untuk konfirmasi, kata petugas yang piket waktu itu mengatakan ,besok saja bang, sebab Bapak baru saja dari acara paripurna DPRK, tidak lama kemudian Marhaban,keluar dari ruangannya dan berjalan di depan wartawan, terlihat mukanya kaku dan ngak mau menoleh kepada wartawan yang sudah lama menanti,dan Marhaban langsung masuk kemobil dinas tampa bicara satu kata pun.[D]

BACA JUGA...  KIP Bireuen Adakan Penyusunan Laporan Evaluasi Pemilihan Tahun 2024

Berita Terkait

Musriadi: Kurikulum Bahasa Aceh Harus Diterapkan di Semua Jenjang Sekolah
ODGJ Asal Cot Petisah Dirujuk Ke RS Cut Mutia
Arianto Pimpin Bumdesma Kebayakan
PABPDSI Perkuat Peran Desa
Irigasi Terbengkalai, Petani Kluet Utara Menjerit, FPKR Angkat Bicara
Bendera Bintang Bulan hingga Banjir Aceh Disorot dalam Ngopi Sore DPRA
Persiapan HSN 2026, Ayah Wa Gandeng Ulama 
Bupati Asel HMW Lantik Sembilan Plt Jadi Definitif, Dua Lainnya “Impor”

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 21:45 WIB

Musriadi: Kurikulum Bahasa Aceh Harus Diterapkan di Semua Jenjang Sekolah

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 12:57 WIB

ODGJ Asal Cot Petisah Dirujuk Ke RS Cut Mutia

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 10:15 WIB

Arianto Pimpin Bumdesma Kebayakan

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 10:04 WIB

PABPDSI Perkuat Peran Desa

Jumat, 9 Oktober 2026 - 10:02 WIB

Bendera Bintang Bulan hingga Banjir Aceh Disorot dalam Ngopi Sore DPRA

Berita Terbaru

Saat ODGJ asal Cot Petisah, Kecamatan Seunuddon, Aceh Utara mau dirujuk ke RS Cut Mutia di Lhokseumawe yang didampingi oleh Kepala Puskesmas Blang Glumpang, Bhabinkamtibmas, Babinsa dan Aparatur Gampong setempat, Sabtu (10/10).

KESEHATAN

ODGJ Asal Cot Petisah Dirujuk Ke RS Cut Mutia

Sabtu, 10 Okt 2026 - 12:57 WIB

Arianto, Direktur Bumdesma terpilih Kecamatan Kebayakan.
Foto: mediaaceh.co.id/Salhadi

PEMERINTAHAN

Arianto Pimpin Bumdesma Kebayakan

Sabtu, 10 Okt 2026 - 10:15 WIB

Lounching peringatan Hari Desa Nasional 2027 dan Kick Off Liga Indonesia 2926-2027 di Bandung Barat Jabar, Sabtu, (10/10/2026).(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

PEMERINTAHAN

PABPDSI Perkuat Peran Desa

Sabtu, 10 Okt 2026 - 10:04 WIB