Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Hadiri Pertemuan, Ini Disampaikannya

Jumat, 24 Februari 2023

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kadis Pertanian dan Pangan Kab. Bener Meriah Ir. Abadi menghadiri pertemuan dengan seluruh Koordinator BPP Datu Beru Kec. Timang Gajah terkait isu strategis nasional, Jum’at (24/2/2023).

Kadis Pertanian dan Pangan Kab. Bener Meriah Ir. Abadi menghadiri pertemuan dengan seluruh Koordinator BPP Datu Beru Kec. Timang Gajah terkait isu strategis nasional, Jum’at (24/2/2023).

BENER MERIAH (MA) Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Bener Meriah Ir. Abadi menghadiri pertemuan dengan seluruh Koordinator Balai Penyuluh Pertanian (BPP), di Datu Beru, Kecamatan Timang Gajah, Kabupaten Bener Meriah, Jum’at, (24/2/23).

Acara pertemuan dalam rangka mendukung penuh isu strategis nasional tentang Pengendalian Inflasi, stunting dan kemiskinan ektrim terutamanya dalam wilayah penghasil kopi Arabika.

Dalam sambutan Ir. Abadi menyampaikan, sampai sekarang ini, pemerintah daerah melalui Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Bener Meriah khususnya, sudah melakukan berbagai upaya dan langkah-langkah terhadap penanganan isu strategis nasional tersebut.

“Isu strategis nasional diantaranya pengendalian inflasi, stunting dan kemiskinan ekstrim ini merupakan tanggung jawab kita bersama, sehingga isu yang berkembang saat ini dapat ditangani dengan baik, khususnya di Kabupaten Bener Meriah,” ungkapnya.

Ia berharap, kepada para koordinator penyuluh dan beberapa kepala bidang pada Dinas Pertanian dan Pangan, agar bisa melakukan penanganan tersebut.

BACA JUGA...  Mobil Coffee Gatra BM Suguhkan Kopi Aroma Khas Arabica Gayo

“Sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) terutama para penyuluh lapangan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, harus mengambil peran, dengan cara mengedukasi masyarakat untuk gemar menanam, terutama kebutuhan sehari-hari, kita sangat sedih, para petani kita masih membeli sayur-sayuran, sedangkan kita punya lahan pekarangan,”harapnya.

Menurutnya, disinilah salah satu peran dari penyuluh, dengan menanam tujuannya, agar harga kebutuhan pokok tidak melonjak dan selalu stabil, tambahnya.

Mantan Kadis Koperasi dan UKIM Kabupaten Bener Meriah itu juga menambahkan, selain petugas penyuluh lapangan, Dinas Pertanian dan Pangan juga terus melakukan berbagai langkah dan upaya dan berkoordinasi dengan pihak Provinsi dan Pusat, seperti pada Gebyar Pasar Murah (GPM), Fasilitasi Distribusi Pangan (FDP), pemantauan stok dan panel harga pangan. Bila terjadi kenaikan harga yang signifikan, maka akan dilaporkan kepimpinan sehingga dapat diambil kebijakan GMP atau FDP, ini yang berkaitan dengan penangan inflasi.

BACA JUGA...  Evaluasi Program Dinas Pertanian Bener Meriah, ini Harapan Bupati Tagore

Tambahnya, dalam hal penanganan stunting, menurut database yang ada, bahwa Kabupaten Bener Meriah masih berada pada angka 30 persen lebih, generasi masyarakatnya masih mengalami stunting, hal itu disebabkan karena kurangnya asupan gizi yang dibutuhkan oleh tubuh, terutama protein yang bersumber dari daging, telor, susu dan ikan dan vitamin yang umumnya bersumber dari tumbuhan.

Katanya, hal itu akan berdampak terhadap perkembangan fisik anak (stunting), yang tidak sesuai dengan pertumbuhan seusianya serta lemahnya daya pikir. Artinya asupan gizi yang seimbang, ini memang sangat dibutuhkan pada usia dibawah 1000 hari.

Ir. Abadi juga mengatakan, berbagai upaya yang sudah dilakukan adalah dengan berkoordinasi dengan Dinas Pangan Aceh, Dinas Perikanan dan Kelautan dan Dinas Peternakan Aceh baik secara langsung maupun melalui Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementrian Pertanian Republik Indonesia dan menyampaikan untuk diadakan pengembangan ternak dan ikan di Kabupaten Bener Meriah. ‘Ini telah berkoordinasi dengan pihak Provinsi dan Pusat, mudah – mudahan ini dapat kiranya direspon,” harapnya.

BACA JUGA...  KIP Bener Meriah Tetapkan 25 Anggota Dewan Terpilih, lewat Pleno

Begitu pula, katanya, kemiskinan ektrim, langkah yang telah diupayakan adalah, dengan berbagai program Pertanian, seperti pengembangan pisang cave dish dan jagung di Kecamatan Pintu Rime Gayo dan program lainnya.

Pemerintah Kabupaten Bener Meriah juga memberikan stimulan kepada masyarakat miskin ektrim, agar dapat melakukan budidaya tanam cabe, bawang dan tanaman lainnya.

Dalam pelaksanaan budidayanya langsung didampingi oleh penyuluh pertanian, mulai dari pembelian bibit sampai pasca panen, pungkas Ir. Abadi. (Kn/BM).

Berita Terkait

Sekda Aceh Barat Pimpin Pra Rapim DAK dan BKK
DPR Setujui RUU Reforma Agraria
Dukung Percepatan Penanganan Bencana, Sumut Hibah Excavator untuk Aceh Tengah 
Sabang Jadi Sorotan Wagub Aceh Dorong Penguatan Jalur Internasional
Tarmizi Age: Tol Subulussalam–Medan Harus Terintegrasi dengan Perencanaan Pusat
Illiza Sa’aduddin Djamal Raih PRIWOLA 2026
Ayah Wa Luncurkan ATM Aceh Utara Bangkit di Malam Harlah Samudra Pasai
Ayah Wa Tunjuk Zulfikar Sebagai Direktur Utama PT Bina Usaha

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 23:00 WIB

Sekda Aceh Barat Pimpin Pra Rapim DAK dan BKK

Rabu, 9 September 2026 - 22:53 WIB

DPR Setujui RUU Reforma Agraria

Rabu, 9 September 2026 - 22:47 WIB

Dukung Percepatan Penanganan Bencana, Sumut Hibah Excavator untuk Aceh Tengah 

Rabu, 9 September 2026 - 19:41 WIB

Tarmizi Age: Tol Subulussalam–Medan Harus Terintegrasi dengan Perencanaan Pusat

Rabu, 9 September 2026 - 13:48 WIB

Illiza Sa’aduddin Djamal Raih PRIWOLA 2026

Berita Terbaru

Tgk Agam saat konferensi pers terkait tudingan kekerasan

HUKOM

Tgk Agam Bantah Pukul ML, Siapkan Laporan Balik

Rabu, 9 Sep 2026 - 23:25 WIB

PEMERINTAHAN

Sekda Aceh Barat Pimpin Pra Rapim DAK dan BKK

Rabu, 9 Sep 2026 - 23:00 WIB

PEMERINTAHAN

DPR Setujui RUU Reforma Agraria

Rabu, 9 Sep 2026 - 22:53 WIB