Kembangkan Bisnis BPKS Kerja Sama Dengan Grand Arabia Hotel

Sabang (ADC) – Dalam rangka mengembangkan dibidang bisnis Badan Pengusahaan Kawasan Sabang (BPKS), Jumat 26 Oktober 2018, di kantor BPKS Sabang, menandatangani kerjasama dengan Grand Arabia Hotel.

Penandatangan kerjasama tersebut dalam bentuk kontrak sewa mess BPKS, yang akan dikembangkan untuk dijadikan penginapan yang berkelas nasional. Hasil dari sewa/kontrak menjadi masukan bagi kata BPKS.

Kepala BPKS DR Drs Sayid Fadhil,SH.M.Hum, usai penandatangan kerjasama tersebut kepada wartawan mengatakan, BPKS merupakan lembaga bisnis tidak hanya mengembangkan kawasan Sabang, tetapi juga ikut melakukan hal-hal yang dapat meningkatkan usaha bidang wisata.

BACA JUGA...  PT Imza Rizky Jaya dan Menparekraf RI Lirik Potensi Sektor Pariwisata

Sejumlah aset yang dimiliki BPKS kini banyak tidak difungsikan maka, perlu dilakukan pendataan agar aset-aset tersebut tidak terbengkalai, seperti mess BPKS dengan di kontrakan kepada pihak ketiga maka, akan mendapatkan masukan bagi kas BPKS.

“Kasihan jika aset-aset BPKS dibiarkan tidak digunakan, untuk menjadi masukan bagi kas BPKS, perlu kita lakukan kerjasama dan saling menguntungkan dengan pihak ketiga seperti yang telah kita lakukan kerjasama dengan Grand Arabia Hotel,”kata Sayid Fadhil.

BACA JUGA...  PON XXI Aceh-Sumut Segera Berakhir, Aceh Raih Peringkat Lima Besar

Dijelaskan juga bahwa tata cara kerjasama yang dilakukan dengan Grand Arabia Hotel, dalam bentuk sewa dalam jangka waktu 30 tahun, per-periodenya selama 5 tahun. Perjanjian kerjasama tertuang dalam akte Notaris Fitria Sari., jelasnya.

Sementara Manager Grand Arabia Hotel Sayid Andi Maulana, menyebutkan pihaknya selaku pelaku bisnis perhotelan, berterima kasih kepada BPKS yang telah mempercaya lembaganya untuk mengelola aset BPKS.

BACA JUGA...  Mulyadi: DPRA Serba Salah, Kritis Salah, Diam Juga Salah

“Ini merupakan kehormatan bagi kami yang telah diberi kepercayaan oleh BPKS, untuk mengelola asetnya dalam bentuk sewa. Kami akan berusaha untuk menjadikan kepercayaan ini sebagai awal masuknya perudahaan kami dalam industri wisata Sabang,”ujar Sayid Andi Maulana. (TIM)