LHOKSUKON, (MA) – Usai di resminya festival edukasi pendidikan oleh Pejabat Pj Bupati Aceh Azwardi AP, M.Si pada hari Sabtu, (17/12) yang disaksikan oleh ratusan masyarakat dan para tamu undangan yang hadir pada hari itu.
Pj Bupati Azwardi yang didampingi oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Aceh Utara H. Jamaluddin,S.Sos.,M.Pd dan beberapa pejabat forkompinda langsung meninjau stand-stand festival edukasi pendidikan pada hari tersebut.
Dari beberapa stand yang dikunjunginya itu salah satu stand Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Seunuddon. “Pak Pj Bupati Aceh Utara dihadapan kami mengharapkan produk obat herbal Kesehatan Temu Putih yang diracik oleh siswa-siswi bersama dewan guru SDN 5 Seunuddon itu harus diurus izin Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) dan dikembangkan,” ujar Diniah, S.Pd guru honorer SDN 5 Seunuddon yang didampingi oleh Ketua K3S Seunuddon Mustafa,S.Pd.I, Senin, (19/12/22).

“Pihak kami dari K3S Seunuddon di acara festival edukasi pendidikan ini mengambil tema ‘Kesehatan’ alhamdulillah dengan tema tersebut kami melahirkan produk P5 Temu Putih yang diolah dalam bentuk kapsul,” sebut Diniah.
Dia menyebutkan, Pj Bupati Aceh Utara mengusulkan produk unggulan yang dipamerkan di festival edukasi ini seperti obat herbal P5 Temu Putih diuruskan BPOM supaya mengatongi izin, agar produk ini bisa disebar luaskan.
“Insyaallah kita dari K3S Seunuddon akan secepatnya mengurus izin BPOM seperti yang disampaikan oleh Pak Pj Bupati Azwardi,” ungkapnya.
Diniah menjelaskan, manfaat dari obat herbal P5 Temu Putih yang diproduksi oleh SDN 5 Seunuddon diantaranya bisa mengatasi kanker, migrain di kepala, untuk kelancaran darah dan masih banyak khasiat lainnya yang tertera di label produk unggulan tersebut.
Efek samping di obat herbal P5 Temu Putih, lanjutnya, bagi yang mengkonsumsi obat herbal ini nantinya akan merasakan mencret, tapi itu tidak apa-apa.
Pihaknya mengharapkan kepada masyarakat agar mendukung produk-produk yang diracik oleh siswa-siswi dan dewan guru Seunuddon, supaya produk ini bisa berjalan seperti yang diharapkan, dan Ia pun meminta kepada dewan guru agar lebih aktif dalam membina siswa-siswi yang di Kecamatan Seunuddon.
“Alhamdulillah obat herbal P5 Temu Putih ini kita produksi sebanyak 100 botol kecil yang kita pamerkan di festival edukasi ini dan hari tinggal sekitar 15 botol,” pungkasnya.
Sementara itu Ketua K3S Seunuddon Mustafa,S.Pd.I juga menyampaikan pihaknya sangat mendukung program festival edukasi pendidikan ini, “kami dari K3S Seunuddon ada mempamerkan beberapa produk unggulan yang dikemas dalam UMKM yang ada di wilayah sekolah Seunuddon diantaranya obat herbal Temu Putih (P5 Temu Putih) yang merupakan obat tradisional, dan ada juga racun rumput.
Kedua produk unggulan tersebut yang ada di K3S Seunuddon ini, “alhamdulillah sambutan Pak Pj Bupati Azwardi, Pak Sekda Murtala, dan Kadisdikbud Aceh Utara Jamaluddin sangat baik.
Pihak pemerintah mengharapkan produk -produk ini bisa dikonsumsi oleh masyarakat secara luas, “untuk sementara ini kami mengkonsumsi sendiri dulu, dan insyaallah dalam waktu dekat ini kira akan mengurus izin BPOM,” tuturnya.(Sayed Panton).




