Jumpa Pers, Kadisbudpar Aceh Paparkan Capaian Kinerja 2022 dan Target 2023

Selain itu, Kadisbudpar Aceh juga memaparkan kunjungan wisatawan nusantara dan mancanegara tahun 2022, potensi kebudayaan dan pariwisata, jumlah desa wisata dan pelatihan SDM di sektor budaya, pariwisata dan ekonomi kreatif.

“Ahamdulillah tingkat kunjungan ke Aceh pada tahun 2022 meningkat dibanding 2021, totalnya mencapai 1,715.923 wisatawan. Rinciannya, ada 1,71 juta wisatawan nusantara dan 5.752 wisatawan mancanegara,” ujar Almuniza.

BACA JUGA...  Kanwil Kemenkumham dan Wantannas Bahas Soal Pengungsi Rohingya di Aceh

Sementara untuk target tahun 2023, Disbudpar Aceh tengah berupaya merealisasikan Museum Tsunami menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), mengembangkan destinasi dan roadmap desa wisata, menyertifikasi pelaku seni, menyusun konektivitas sebaran situs sejarah, dan menggenjot pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui seratusan event dan 3 KEN (Aceh Culinary Festival, Aceh Ramadhan Festival dan Sabang Marine Festival).

BACA JUGA...  Dinas Koperasi dan UKM Aceh adakan Bimtek untuk Masyarakat

“Kami juga menargetkan kunjungan wisatawan sebanyak 2,5 juta. Hal ini sangat mungkin dicapai karena banyaknya event wisata dan budaya yang akan digelar, salah satunya adalah Pekan Kebudayaan Aceh (PKA) yang berlangsung pada Agustus 2023 mendatang,” ungkapnya.

Selain itu, Aceh juga punya potensi untuk menarik jumlah wisatawan lebih banyak. Hal ini didukung adanya penerbangan langsung dari Malaysia dan sebaliknya.