Jika Tidak Dilakukan Penahanan, IPPELMAS Medan Siap Gelar Aksi Demo ke Kejati Aceh

Selasa, 9 Juli 2019

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh (ADC)- Menindaklanjuti pernyataan IPPELMAS Kota Lhokseumawe terhadap sengketa PDKS, Ikatan Pemuda Pelajar dan Mahasiswa Simeulue (IPPELMAS) Medan, akan menggelar aksi demo jika Kejati Aceh jika tidak segera menahan tersangka kasus korupsi Perusahaan Daerah Kabupaten Simeulue (PDKS).

Hal tersebut, disampaikan Khaidir Rahman selaku Ketua umum IPPELMAS Medan melalui pesan WhatsApp kepada media mediaaceh.co.id, Selasa 9 Juli 2019.

Khaidir mengatakan, Kejati Aceh terlihat tidak serius atas perkara penyelesaian kasus korupsi PDKS ini. Penyitaan rumah dan mobil mantan bupati Drs. Darmili sudah dilakukan, namun penahanan belum dilaksanakan.

BACA JUGA...  Mahasiswa Unsyiah KKN BR066, Gelar Pelatihan Inovasi Ekonomi Kreatif di Meunasah Dayah

“Baik terhadap Darmili yang sudah ditetapkan sejak tahun 2016, maupun dua tersangka lainnya yaitu, mantan Direktur utama (Dirut) PDKS berinisial AU, dan Dirut PT Padanta Daro berinisial A yang juga sebagai anak Darmili,” ungkap Khaidir.

Ia juga menambahkan, mungkin untuk Drs. Darmili kita maklumi, karena sedang menunggu surat dari Mendagri. Akan tetapi, jangan lalai juga dengan dua orang yang sudah di tetapkan sebagai tersangka.

BACA JUGA...  Deklarasi ASSPIRA untuk Menangkan Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Bustami – Syech Fadhil

“Maka dari itu, kami harapkan kepada Kejati Aceh untuk segera memproses tersangka yang terlibat di dalam perkara ini. Karena rakyat Simeulue menunggu kepastian hukum atas langkah yang sudah dilakukan Kejati dalam menangani sengketa PDKS tersebut,” ujarnya.

“Kami tetap siap mengawal pak, sampai kasus ini selesai dan kami ingin tau siapa yang telah mengkhianati rakyat Siemulue selama ini,” tegas Ketum IPPELMAS Medan ini.

BACA JUGA...  Kapolres Bener Meriah Didampingi Asisten I Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Seulawah 2025

Jika memang dalam jangka waktu dekat ini Kejati Aceh tidak memproses atau melakukan sebuah langkah dalam menangani kasus ini, maka kami sudah sepakat akan menggelar aksi besar besaran di kantor Kejati Aceh.

“Karna kami sudah cukup sabar menunggu kasus ini hingga selesai,” tutup Khaidir Rahman. (Ahmad Fadil)

Berita Terkait

Mangan Murum di Quba, Wagub Aceh Serukan Kebersamaan
Ratusan Personel Disiagakan dalam Operasi Patuh di Aceh Selatan 
Polres Lhokseumawe Ungkap 12 Tersangka Curanmor dan Penadahan, 21 Sepeda Motor Disita
Bakal Calon Ketua PWI Aceh Muhammad Saman Lolos Verifikasi SC
SAPA Desak APH dan BNN Tes Urine Anggota Legislatif Bireuen 
Kajari Panggil Dua Pejabat Disdikbud Aceh Tengah 
Muhammad Zairin Tawarkan DKP PWI Aceh yang Independen dan Berkeadilan
Polres Aceh Selatan Tangkap Pelaku Penyalahgunaan BBM Subsidi

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:39 WIB

Mangan Murum di Quba, Wagub Aceh Serukan Kebersamaan

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:51 WIB

Polres Lhokseumawe Ungkap 12 Tersangka Curanmor dan Penadahan, 21 Sepeda Motor Disita

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:14 WIB

Bakal Calon Ketua PWI Aceh Muhammad Saman Lolos Verifikasi SC

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:15 WIB

SAPA Desak APH dan BNN Tes Urine Anggota Legislatif Bireuen 

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:13 WIB

Kajari Panggil Dua Pejabat Disdikbud Aceh Tengah 

Berita Terbaru

Bupati Aceh Utara H. Ismail A Jalil, SE., MM

PEMERINTAHAN

Bibit Siklon 98B Ancam Hujan Ekstrem, Ayah Wa Minta Warga Siaga

Selasa, 27 Okt 2026 - 12:31 WIB

PEMERINTAHAN

Mangan Murum di Quba, Wagub Aceh Serukan Kebersamaan

Senin, 26 Okt 2026 - 21:39 WIB

Para mahasiswa pelaksana  poto bersama dengan sebagian siswa SMA Negeri 4 Banda Aceh yang menjadi peserta workshop.(Poto/mediaaceh.co.id/istimewa).

PENDIDIKAN

Workshop Desain Grafis, Buka Peluang Freelance bagi Pelajar

Senin, 26 Okt 2026 - 21:25 WIB