Kegiatan itu tidak hanya sebatas Upacara HUT RI saja, tapi juga mengibarkan bendera sepanjang 71 meter di selatan pedalaman Kabupaten Aceh Timur.
Kegiatan itu diliput oleh media lokal dan Jakarta, menjadikan nama Tampur Paloh membahana seantero dunia.
Saat itu juga, banyak petinggi eksekutif dan legislatif berkunjung untuk melihat perubahan dunia pendidikan di Gampong Tampur Paloh, Pucuk DAS Tamiang.
Hingga petinggi Pertamina Pusat mengunjungi wilayah terisolir itu. Mereka tergugah, hasil karya Pertamina EP Asset 1 Rantau Field, menjadi tonggak sejarah, merubah dunia kelam pendidikan menjadi terang di Gampong Tampur Paloh.
Hingga tim Proper berkunjung ke Tampur, untuk memberikan penilaian terhadap kinerja Perusahaan BUMN yang masuk dalam kategori penerima Proper dan Award.
Pertamina EP Asset 1 Rantau Field, merubah paradigma dunia pendidikan di wilayah pedalaman Aceh Timur itu, menjadi maju dan berkembang.
Karya Pertamina EP Asset1 Rantau Field, terbukti, jebolan Yama, sudah ada yang kuliah di USU satu orang, di UNSYIAH satu orang, UNSAM dua orang dan UGM satu orang.
Dan kini, Gampong Tampur Paloh sudah memiliki 10 orang yang mengantongi ijazah Strata-1, dari tamatan berbagai perguruan tinggi di Aceh dan luar Aceh.




