Dengan terlibatnya dalam Pilkada, JASA, kata Bukhari, harus terlibat untuk mempengaruhi kebijakan publik agar lebih memperhatikan kesejahteraan sosial dan hak-hak korban konflik, serta menjaga perdamaian di Aceh.
Karena salah satu tujuan utama JASA, sebutnya, adalah memperjuangkan hak-hak anak-anak syuhada. Dengan terlibat dalam Pilkada, JASA ingin memastikan bahwa kepentingan anak-anak syuhada dan keluarga korban konflik di Aceh diakomodasi dalam kebijakan pemerintah daerah. Melalui momentum tahun politik ini untuk mempengaruhi pemimpin daerah yang lebih peduli pada isu-isu kesejahteraan sosial, pendidikan, dan hak-hak anak korban konflik. Salah satunya adalah mengikuti arahan komando Partai Aceh.
Bukhari juga menyatakan bahwa calon yang diusung oleh Partai Aceh adalah individu-individu terbaik yang memiliki dedikasi dan komitmen untuk membangun Aceh dan kabupaten/ kota di Aceh. “Mereka adalah pemimpin yang kita butuhkan, yang memiliki visi yang jelas untuk memajukan daerah kita,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Bukhari menegaskan bahwa jika ada anggota JASA di tingkat wilayah yang tidak mendukung pasangan calon dari Partai Aceh, tindakan tegas akan diambil. “Kami tidak akan mentolerir sikap yang bertentangan dengan keputusan organisasi. Dukungan kita harus konsisten dan demi kepentingan masyarakat Aceh,” tambahnya.




