Seberapa besar kemauan dan komitmen sang kandidat untuk bekerja keras dan mewakafkan seluruh waktunya sebagai pemimpin daerah?
Seberapa mampu ia membangun kepemimpinan kolektif yang professional kompeten dan berintegritas.
Terakhir, mari kita menjadi pemilih cerdas, agar mendapatkan pemimpin Aceh Selatan yang berkualitas.
Ada pepatah Aceh yang cukup terkenal dalam masyarakat Aceh berbunyi begini : : rugoe sithoen ureung meugoe, rugoe siuroe ureng meu rusa, rugoe limong thoen salah pileh keumudo, tanyoe tamoe limong thoen masa”, artinya dalam bahasa Indonesia, rugi satu tahun ketika bertanam padi, rugi satu hari, ketika berburu rusa, rugi selama lima tahun karena salah memilih orang pemegang kemudi (pemimpin), kita menangis selama lima tahun.
Oleh karena itu, mari gunakan akal sehat dan tanggung jawab dalam Pilkada serentak tahun 2024 ini dan jangan kembangkan isi putra daerah karena akan merugikan demokrasi dan kita selaku pemilik suara.(*)




