Isu Putra Daerah dalam Konteks Pilkada Aceh Selatan: Merugikan Demokrasi  dan Kita

Kamis, 19 September 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

Oleh: Tgk. Ilham Mirsal, S.Pd.I,. MA.

ISU putra daerah atau “awak droe”,  kembali muncul pada pemilihan bupati/wakil  bupati  Aceh Selatan tahun 2024.

Jika isu “pileh awak  droe” atau dalam bahasa Indonesia memilih putra daerah itu terus bergulir, maka hal itu merupakan satu kemunduran demokrasi.

Isu ini bisa jadi merupakan serangan frontal terhadap nilai-nilai luhur bangsa dan agama. Kenapa? Karena UU dan ajaran agama manapun, menjamin kesetaraan hak warga negara Indonesia.

BACA JUGA...  Sikap Nasdem Aceh Besar Tergantung Hasil Survey

Islam bahkan memandang setiap orang itu sama dihadapan Allah, yang membedakan seseorang itu hanyalah ke taqwaanya (al-Hujarat:13).

Sehingga dapat disimpulkan itu isu ini menjadi kemunduran dan bertentangan dengan khittah demokrasi dan Islam.

Islam dengan tegas memberikan konsep kepemimpinan, dan Islam memberikan panduan khusus bagi seseorang untuk memilih pemimpin.

Karena itu,  Islam memberikan perhatian serius terhadap kepemimpinan. Sejak dulu, leluhur kita sudah mengadopsi sistem kepemimpinan Islam dan kearifan lokal.

BACA JUGA...  AHY Dibonceng Oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil

Para pendahulu kita juga  sudah mengajarkan agar memilih seorang pemimpin itu yang memiliki sifat bijaksana,  jujur serta mau dan peduli terhadap rakyat.

Menurut penulis, persoalan putra daerah atau bukan, sebetulnya perkara sekunder semata, sementara yang lebih primer adalah kelayakan pemimpin atau kandidat calon tersebut.

Berita Terkait

Sayuti Resmi Nahkodai Demokrat Aceh
Merawat Damai Dari Pidie Jaya
Tantawi Komit Perjuangkan Guru Honorer Madrasah Swasta 
Media dan Hulu Migas, Perkuat Pemahaman Energi
MedcoEnergi, Produksi Naik, Proyek Terus Bergerak
Somasi Bang Agam, Minta DPRK Buka Persoalan Kepala Sekolah
Tiga Hari Yang Menguji Diri
Hardikda Ke-67, Armia Dorong Penguatan Mutu Pendidikan

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 17:05 WIB

Sayuti Resmi Nahkodai Demokrat Aceh

Rabu, 16 September 2026 - 21:30 WIB

Merawat Damai Dari Pidie Jaya

Selasa, 15 September 2026 - 13:10 WIB

Tantawi Komit Perjuangkan Guru Honorer Madrasah Swasta 

Sabtu, 12 September 2026 - 19:56 WIB

Media dan Hulu Migas, Perkuat Pemahaman Energi

Rabu, 9 September 2026 - 18:16 WIB

MedcoEnergi, Produksi Naik, Proyek Terus Bergerak

Berita Terbaru

Buaya kembali muncul di sungai perkampungan Kedai Padang Kluet Utara dan Pasie Merapat Kluet Selatan, foto : mediaaceh.co.id

PEMERINTAHAN

Buaya Masih Berkeliaran, Bupati Terkesan Lepas Tangan

Selasa, 22 Sep 2026 - 07:42 WIB

Badan Jalan Kabupaten lintasan pegunungan Gunung Sekorong Kluet Timur Aceh Selatan tanpa fasilitas drainase dan rawan  longsor sehingga warga dihantui was-was.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

PERISTIWA

Longsor Menghantui Pengguna Jalan 

Senin, 21 Sep 2026 - 19:46 WIB

Ketua ODGJ Aceh Utara Barona Raja saat mendampingi penanganan ODGJ di Aceh Utara.

KESEHATAN

Barona: ODGJ Kita Tangani Berdasarkan Perintah Ayah Wa

Senin, 21 Sep 2026 - 15:10 WIB