Irigasi Tertutup Lumpur, 1.900 Hektare Sawah Terancam 

Sabtu, 12 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRK Asel Mistan Aulia (kanan) meninjau Irigasi Paya Dapur Kluet Timur bersama tim BPBD setempat, Jumat, (11/9/2026).(Poto/media eh.co.id/istimewa).

Anggota DPRK Asel Mistan Aulia (kanan) meninjau Irigasi Paya Dapur Kluet Timur bersama tim BPBD setempat, Jumat, (11/9/2026).(Poto/media eh.co.id/istimewa).

Untuk memastikan kondisi di lapangan sekaligus mendorong agar persoalan tersebut segera mendapat penanganan, Mistan Aulia ikut mendampingi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Selatan meninjau jaringan irigasi yang berada di Dusun Alang, Gampong Paya Dapur, Kecamatan Kluet Timur, Jumat (11/9/2026).

Dalam peninjauan tersebut, kondisi sedimentasi pada pintu intake dan saluran induk menjadi perhatian. Namun, belum ada kepastian dari pihak BPBD Aceh Selatan terkait langkah penanganan dalam waktu dekat.

BACA JUGA...  Tinggi Angka Pengganguran Akademis,  Ini Harapan Dewan Lhokseumawe 

Bagi Mistan yang merupakan anggota DPRK Aceh Selatan dari Fraksi PAN, kondisi tersebut menjadi momentum untuk kembali mendesak Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan dan Pemerintah Aceh agar segera mengambil langkah konkret melakukan normalisasi saluran irigasi.

Menurutnya, keberadaan Irigasi Paya Dapur sangat strategis bagi sektor pertanian masyarakat. Jaringan irigasi tersebut tidak hanya mendukung pengairan sekitar 1.000 hektare areal persawahan masyarakat di Kecamatan Kluet Timur, tetapi juga memasok air untuk sekitar 900 hektare persawahan di Kecamatan Kluet Selatan.

BACA JUGA...  Konsultasi Publik, Pemkab Aceh Utara Gelar Rancangan Awal RPJPD 2025-2045

Karena itu, kelancaran pasokan air melalui jaringan irigasi tersebut sangat menentukan keberhasilan petani dalam menggarap lahan, terlebih ketika memasuki musim kemarau.

Berita Terkait

Ayah Wa: Mengakar pada Sejarah, Bertumbuh untuk Masa Depan
Puncak Milad Samudera Pasai ke-800, Apache13 Siap Semarakkan Malam Penutupan
Turun ke Lokasi PLTA Peusangan, Haili Yoga: Jangan Ada yang Merasa Dirugikan
Illiza Bersinar di PRIWOLA 2026
800 Tahun Samudera Pasai, Anak Yatim Tersenyum di Aceh Utara 
Dihadapan Plt Sekda Aceh, Mahasiswi USK  Sampaikan Kritik dan Masukan
Penegerian Poltas Didukung Tomas, Bupati Mirwan: Ini Prioritas Utama
Mitra MBG: Wacana Kantin Sekolah Harus Sejalan dengan Standar Gizi dan Keamanan Pangan

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 19:50 WIB

Irigasi Tertutup Lumpur, 1.900 Hektare Sawah Terancam 

Jumat, 11 September 2026 - 23:52 WIB

Ayah Wa: Mengakar pada Sejarah, Bertumbuh untuk Masa Depan

Jumat, 11 September 2026 - 19:54 WIB

Turun ke Lokasi PLTA Peusangan, Haili Yoga: Jangan Ada yang Merasa Dirugikan

Jumat, 11 September 2026 - 19:40 WIB

Illiza Bersinar di PRIWOLA 2026

Jumat, 11 September 2026 - 08:05 WIB

800 Tahun Samudera Pasai, Anak Yatim Tersenyum di Aceh Utara 

Berita Terbaru

FEATURE

Media dan Hulu Migas, Perkuat Pemahaman Energi

Sabtu, 12 Sep 2026 - 19:56 WIB

Anggota DPRK Asel Mistan Aulia (kanan) meninjau Irigasi Paya Dapur Kluet Timur bersama tim BPBD setempat, Jumat, (11/9/2026).(Poto/media eh.co.id/istimewa).

PEMERINTAHAN

Irigasi Tertutup Lumpur, 1.900 Hektare Sawah Terancam 

Sabtu, 12 Sep 2026 - 19:50 WIB

RAGAM BERITA

Bursa Ketum PWI Sumut 2026 Memanas

Sabtu, 12 Sep 2026 - 19:42 WIB

OPINI

Dari Ruang Curhat

Sabtu, 12 Sep 2026 - 09:38 WIB

Bupati Aceh Utara H. Ismail A Jalil, SE., MM (Ayah Wa).

PEMERINTAHAN

Ayah Wa: Mengakar pada Sejarah, Bertumbuh untuk Masa Depan

Jumat, 11 Sep 2026 - 23:52 WIB