REDELONG (MA) – Dinas Pendidikan Kabupaten Bener Meriah terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan dengan berbagai inovasi. Salah satu langkah signifikan yang diambil adalah pemberdayaan entrepreneur dan komite sekolah untuk menciptakan terobosan-terobosan dalam memajukan dunia pendidikan.
Contoh nyata dari inovasi ini adalah transformasi SMP Negeri 2 Bukit menjadi Bilingual School atau Islamic Integrated Boarding School.
Sebelumnya, sekolah tersebut hampir ditutup karena kekurangan siswa. Namun, setelah merekrut tenaga ahli dan menerapkan konsep bilingual, sekolah ini kini menjadi salah satu favorit. Saat ini, SMP Negeri 2 Bukit mengadopsi metode pembelajaran dalam bahasa Arab dan Inggris, dengan fokus pada pengenalan teknologi informasi (IT) sejak dini.
“Sebelum menjadi Bilingual School, sekolah ini hampir diakuisisi oleh yayasan lain karena kekurangan siswa. Namun, Alhamdulillah, setelah perubahan tersebut, kini ada 50 siswa yang terdaftar, dan untuk tahun ajaran baru sudah ada 30 siswa yang mendaftar,” ujar Ruh Akbar, Kepala Dinas Pendidikan Bener Meriah, pada Selasa (22/10).
Selain transformasi sekolah, Dinas Pendidikan Bener Meriah juga giat melaksanakan pelatihan Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) dan Platform Merdeka Belajar (PMM). “Pelatihan ini merupakan langkah nyata untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan di Bener Meriah,” kata Ruh Akbar. Diharapkan, pelatihan ini mampu menciptakan suasana belajar yang lebih aktif, kreatif, dan menyenangkan bagi para siswa.




