example banner

oleh

IMAM Ingatkan Gubernur Tolak Vaksin Sinovac

example banner

example banner

Laporan | Syawaluddin

BANDA ACEH (MA) – Ikatan Muslimin Aceh Meudaulat (IMAM) dan perwakilan Dayah di Aceh desak Gubernur Aceh untuk bersikap tegas menolak vaksin sinovac untuk disuntikkan pada masyarakat Aceh.

Begitu penegasan Ketua IMAM Tgk Muslim At thahiri, pada mediaaceh.co.id, Minggu, 10 Januari 2021 di Banda Aceh. Dikatakan; ada beberapa pertimbangan, diantaranya karena kehalalannya tidak jelas dan juga Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) sendiri belum menyakatan vaksin itu aman digunakan.

“Kami harapkan gubernur Aceh jangan asal terima apapun yang didatangkan dari pusat ke Aceh, Aceh punya kekhususan apalagi Aceh daerah Syariat, maka apapun yang akan diterapkan di Aceh jangan sampai melanggar dengan Syariat Islam,” jelas Muslim.

Untuk menjauhkan Aceh dari covid Pemerintah Aceh perlu kembali pada aturan Syariat yaitu Al-Quran, Hadist, Ijma’ dan Qiyas memanggil Ulama shalih untuk menanyakan konsep Islam yang benar di negeri ini.

“Seandainya Ulama dilibatkan dalam mengambil kebijakan maka ulama yang shalih pasti akan mengajak bangsa Aceh untuk bertaubat dan tingkatkan ketaqwaan kepada Allah serta adakan do’a disetiap masjid dan menasah agar Aceh terhindar covid, Bukan malah mendikte Ulama untuk mengikuti program yang tak jelas yang dihasilkan oleh pemikiran orang-orang yang tidak faham agama, bahkan program orang anti agama,” katanya.

Apalagi Aceh punya hak istimewa dibidang agama dan Aceh punya UUPA. “Jangan segala hal harus ikut kebijakan pusat..!,”.
Vaksinisasi dan maskerisasi bukan satu satunya jalan agar terhindar covid.

IMAM berharap agar gubernur Aceh harus tampil beda dalam masalah tersebut, jika jujur corona ini ingin segera diangkat oleh Allah.

Tetapi jika tujuan proyek atau tujuan bisnis untuk memperkaya diri maka lakukanlah sesuka hatimu wahai penguasa tapi suatu saat kalian akan dimintai pertanggung jawaban disisi Allah SWT, juga tunggu rakyat akan bangkit melawan kedhaliman ini dan rakyat tak akan selalu mau dibodohkan dan dijadikan Kelinci Percobaan.

IMAM juga mendesak DPR Aceh untuk bersatu kompak memikirkan kesejahteraan rakyat sesuai dengan tuntunan Syari’at, jangan biarkan rakyat dihantui ketakutan dengan program vaksinisasi yang belum jelas kehalalannya, dan belum ada kepastian banyak manfaat dari mudharatnya.

Apalagi banyak negara yang tau mau memakai vaksin sinovac tersebut.
DPR adalah wakil rakyat maka jangan diam dikala rakyat hidup dalam ketidak nyamanan, apalagi katanya akan ada upaya paksa untuk divaksinisasi, dimana kemerdekaan kita jika rakyat masih dipaksa paksa seperti hidup dizaman Belanda.

“Kami juga mengajak seluruh muslimin muslimat yang ada di Aceh untuk tidak mudah menerima vaksin yang tak jelas tersebut, dan kita wajib bersatu memperjuangkan hak hak rakyat yang sesuai dengan syariat Islam yang sedang kita galakkan di Aceh,” Pungkasnya. (*)

example banner

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA..