Dalam sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat atas realisasi pembangunan hunian sementara bagi masyarakat terdampak banjir.
Ia menegaskan bahwa pembangunan Huntara II merupakan bentuk kehadiran negara dalam memastikan penyintas memperoleh tempat tinggal yang layak, aman, dan manusiawi.
Sebanyak 156 KK yang sebelumnya terdampak banjir besar di Kampung Bundar kini dapat segera menempati unit yang telah disiapkan.
DISTRIBUSI DAN PENGAWASAN PENEMPATAN
DALAM rangka memastikan proses berjalan tertib, Wakil Bupati secara simbolis menyerahkan kunci kepada Camat Karang Baru untuk selanjutnya mengoordinasikan penempatan warga penerima manfaat.
Langkah ini dinilai penting guna menghindari potensi persoalan administrasi, tumpang tindih data penerima, maupun konflik sosial yang kerap muncul dalam proses relokasi pascabencana.
Secara faktual, Huntara II disiapkan sebagai solusi sementara sembari menunggu pembangunan hunian tetap (Huntap) yang masih dalam proses perencanaan dan penganggaran.
Pemerintah daerah memastikan bahwa proses penempatan akan mengacu pada data verifikasi penerima yang telah ditetapkan sebelumnya.
TANTANGAN DI BALIK HUNIAN SEMENTARA
MESKI penyerahan telah dilakukan, sejumlah catatan tetap menjadi perhatian. Pertama, keberlanjutan pembangunan hunian tetap harus memiliki kepastian waktu agar Huntara tidak berubah fungsi menjadi hunian jangka panjang.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya


![[Ilustrasi Digital Art/mediaaceh.co.id/Awelatam]](https://mediaaceh.co.id/wp-content/uploads/2026/02/Compress_20260217_022850_0586.jpg)












