Manifestasi Perlawanan Politik Uang.
Selain harapan kemenangan, kampanye ini juga menjadi ajang manifestasi perlawanan masyarakat terhadap politik uang.
Donasi yang terkumpul menjadi bukti bahwa rakyat Langsa menolak praktik kotor dalam demokrasi.
“Kami ingin membangun demokrasi yang bersih. Siapa pun yang mencoba membeli suara rakyat, akan kami lawan,” tegas seorang pemuda Gampong Blang yang terlibat dalam penggalangan dana.
Sebuah Pesan untuk Aceh.
Kampanye terakhir ini bukan sekadar ajang politik, melainkan sebuah pesan kuat dari masyarakat Langsa.
Ribuan warga yang hadir di bawah hujan deras menunjukkan bahwa demokrasi Aceh masih memiliki harapan.
Dalam guyuran hujan yang tak kunjung reda, doa bersama yang dipanjatkan untuk kemenangan Partai Aceh menjadi penutup kampanye yang penuh makna.
Kini, mereka hanya menunggu hasil, berharap doa-doa di tengah hujan itu membawa kemenangan yang bermartabat untuk Aceh. [Umar Hakim].




