REDELONG (MA) — Drs. Haili Yoga, M.Si, mengapresiasi enam kampung di Kabupaten Bener Meriah yang mampu menjadi desa dengan status zero stunting. Alhasil, Haili Yoga langsung menyambangi desa-desa tersebut di Kecamatan Wih Pesam, Senin (20/5/2024).
Sebutnya, keenam desa zero stunting diantaranya Desa Gegerung, kampung Jamur Uluh, Merie Satu, Simpang Teritit, Sukaramai Atas, dan Desa Bukit Pepanyi, Kecamatan Wih Pesam. “Keenam desa ini rujukannya ke Puskesmas Simpang Teritit,” ungkap Yoga.
Sementara itu, ada juga dua desa lain yang rujukannya ke Puskesmas Pante Raya, yaitu Desa Suka Jadi, dan Desa Blang Bebangka, Kecamatan Wih Pesam. “Semua keberhasilan tersebut tidak terlepas dari kinerja semua unsur. Kenapa bisa zero stunting, pertama karena adanya kolaborasi, pemahaman terkait tentang stunting,” terang Haili.
Menurut Haili Yoga, pemerintah daerah menangani permasalah stunting mulai dari mensosialisasikan pemahaman stunting disaat pra calon pengantin (Catin). “saat ini kita tidak lagi menangani anak yang stunting, namun kita memulai nya saat pra,” ungkapnya.
Sebelum para catin menikah, lanjut Pj. Bupati Bener Meriah ini, pemerintah bekerjasama dengan KUA untuk memberikan pemahaman stunting. “Intinya para calon pengantin yang mau menikah, akan diberikan bimbingan selama tiga bulan, dan setelah itu baru di keluarkan sertifikat. Bimbingan ini kita berikan agar mereka para calon pengantin paham stunting,”ujarnya.




