H. Karman-Afdhal Yasin Optimis Memenangkan Pilkada Aceh Selatan

Karir sebagai pendidik, diawali dengan menjadi seorang guru untuk Kursus Pegawai Administrasi Tingkat Atas (KPPA Banda Aceh), 1980, dilanjutkan dengan menjadi guru dan menjadi Kepala SMA Negeri 1 Kluet Selatan (1981-2008). Pada tahun 2004-2007 sempat menjabat sebagai Kepala SMK Kecil Kluet Selatan. Sejak 2008, mantan ketua Persatuan Guru Republik Indonesia PGRI) Aceh Selatan ini, dipercaya menjadi Kepala Bidang Program Dinas Pendidikan Kabupaten Aceh Selatan, dan kemudian menjadi Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Aceh Selatan (2011-2013). 

Sementara Pasangannya, H. Afdhal Yasin, adalah putra ulama H. Muhammad Yasin. Sebagian hidup politisi kelahiran 23 Januari 1964, diabdikan di dunia politik dan organisasi massa. Dalam bidang politik, karirnya dimulai sejak menjadi Ketua DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Aceh (1999 – 2003, dan 2003-2008), yang mengantarkannya menjadi Anggota DPR Aceh periode 1994-2004. 

BACA JUGA...  DPRK Ajak Tegakkan syariat islam di Banda Aceh

Mantan Wakil Sekretaris PW Nahdatul Ulama (NU) Aceh (1998 – 2003) ini sempat menjadi Wakil Ketua Dewan Penasehat Pemuda Aceh Selatan ( PAS) sejak 2012 – Sekarang. Afdhal Yasin sempat menjadi Asisten Pribadi Presiden Indonesia Dr. KH. Abdurrahman Wahid untuk Aceh, Aspri Mentri Negara Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) Lukman Edi, Aspri Ibu Hj.Lilik Khodijah Wahid, Anggota DPR-RI Komisi I dan Aspri Pj. Gubernur Aceh Bapak Ir. H. Tarmizi A Karim, M.Sc dan Aspri Kapolda Aceh Bapak Irjen (Pol) H. Iskandar Hasan. Sejak 2016 ia mendirikan dan menjadi Ketua Umum Yayasan Cinta Masjid.