Gubernur Harap DPD PAPPRI Aceh Memfasilitasi Musisi Lokal

Selasa, 22 Februari 2022

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pelantikan dan pengukuhan penyanyi, pencipta lagu pemusik Republik Indonesia.

Pelantikan dan pengukuhan penyanyi, pencipta lagu pemusik Republik Indonesia.

Banda Aceh, (MA) – Gubernur Aceh Nova Iriansyah mengaku bangga dengan penyanyi serta pencipta lagu lokal. Menurutnya, mereka tak hanya sebagai penghibur masyarakat, tapi juga merupakan duta-duta yang telah berjasa mengangkat citra budaya Aceh.

Hal itu disampaikan Gubernur Aceh melalui Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Kadisbudpar) Aceh, Jamaluddin, saat memberikan sambutan Pelantikan Dewan Pengurus Daerah Persatuan Artis Penyanyi, Pencipta Lagu, dan Pemusik Republik Indonesia (DPD PAPPRI) Provinsi Aceh yang digelar di Hotel Kyriad Muraya, Senin, 21 Februari 2022.

“Pemerintah Aceh sangat mengapresiasi kehadiran DPD PAPPRI di Aceh. Mudah-mudahan keberadaan organisasi ini bisa menjadi mitra Pemerintah Aceh dalam mempromosikan seni budaya lokal,” ujarnya.

BACA JUGA...  Ketua Sementara Rema Mishul Azwa Dinilai Gagal Pimpin DPRK Aceh Selatan 

Salah satu program pembangunan yang terus giat dijalankan dalam beberapa tahun belakangan ini adalah mengangkat kembali budaya lokal, untuk dipromosikan guna meningkatkan citra pariwisata daerah.

“Kami sangat paham, musik adalah salah satu cara untuk mempopulerkan budaya. Jika diracik dengan baik, lagu itu pasti nilai komersilnya akan tinggi,” katanya.

Bagi masyarakat Aceh, lanjut Kadisbudpar, musik adalah bagian yang tak terpisahkan dari budaya daerah. Hampir di setiap kondisi, orang Aceh tidak pernah berhenti bernyanyi dan bermusik. Penyebaran agama Islam di Aceh juga banyak diwarnai dengan tarian, nyanyian dan permainan alat musik.

BACA JUGA...  Konsulat Jendral Jepang Resmikan Gedung SMPS Ta'alimil Mubtadi

“Belum lagi kita punya berbagai alat musik yang khas, seperti Seurune Kalee, Arbad, Rapai dan lainnya. Tidak heran jika cukup banyak seniman Aceh yang menjadikan musik sebagai profesinya. Mereka kerap bersenandung tentang kondisi daerah, sehingga orang luar semakin mengenal Aceh. Tidak sedikit pula seniman Aceh yang pernah mendapat kesempatan tampil di luar negeri sebagai bagian dan program pertukaran budaya nasional,” ungkapnya.

Lagu-lagu Aceh seperti Kutidhieng, Aneuk Yatim, Bungong Jeumpa, dan lainnya kini tengah menarik minat orang luar untuk menyanyikannya. Oleh sebab itu, fenomena tersebut diharapkan menjadi perhatian musisi Aceh.

BACA JUGA...  Bener Meriah dan Aceh Utara Bangun Kerjasama Dalam Bidang Ini 

“Di sinilah kami kira salah satu pentingnya keberadaan PAPPRI. Jadi, selain untuk melindungi profesi para musisi, PAPPRI juga diharapkan dapat memfasilitasi musisi lokal agar mampu membaca setiap perkembangan zaman, sehingga para seniman lebih termotivasi untuk berkarya, dan lewat karya pula mereka dapat menunjukkan eksistensi daerahnya kepada dunia,” pungkasnya.

Sebagai informasi, DPD PAPPRI Aceh periode 2022-2027 ini diketuai Razuardi Ibrahim. Para pengurus PAPPRI Aceh dilantik secara virtual oleh Sekjen DPP PAPPRI, Johnny W Maukar. [R].

Berita Terkait

Haili Yoga Minta SCOPI Turun ke Aceh Tengah
Kolam di Tengah Kota, Ancam Keselamatan Warga 
Ayah Wa: Semarakkan Hari Santri 2026 dengan Berpakaian Putih 
Bupati Tagore Salurkan 10,2 Juta Bibit Kopi
Tempat Tambatan KM Dangkal, Mahmud:  Sawang Dianaktirikan 
Ayah Wa Temui Gubernur URI Bahas Sekolah Garuda
Masyarakat Gayo Dorong Pemekaran ALA
Dukung UMKM, Bank Aceh Terima Apresiasi ILO

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:57 WIB

Haili Yoga Minta SCOPI Turun ke Aceh Tengah

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:49 WIB

Kolam di Tengah Kota, Ancam Keselamatan Warga 

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:11 WIB

Ayah Wa: Semarakkan Hari Santri 2026 dengan Berpakaian Putih 

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:25 WIB

Bupati Tagore Salurkan 10,2 Juta Bibit Kopi

Minggu, 18 Oktober 2026 - 17:27 WIB

Tempat Tambatan KM Dangkal, Mahmud:  Sawang Dianaktirikan 

Berita Terbaru

Terduga IR pemain Judol saat diamankan Satreskrim Polres Aceh Selatan. (mediaaceh.co.id/Maslow Kluet).

HUKOM

Terduga Judol di Aceh Selatan Diamankan Polisi 

Selasa, 20 Okt 2026 - 23:04 WIB

EKBIS

Haili Yoga Minta SCOPI Turun ke Aceh Tengah

Selasa, 20 Okt 2026 - 20:57 WIB

"Kolam"  musiman di  tengah Kota Tapaktuan mengancam keselamatan warga. Genangan air  yang menyerupai  "kolam" terbentuk paska hujan lebat. Foto direkam, baru lau.(mediaaceh.co.id/Maslow Kluet).

PEMERINTAHAN

Kolam di Tengah Kota, Ancam Keselamatan Warga 

Selasa, 20 Okt 2026 - 20:49 WIB

Bupati Aceh Utara H. Ismail A Jalil, SE., MM (Ayah Wa)

PEMERINTAHAN

Ayah Wa: Semarakkan Hari Santri 2026 dengan Berpakaian Putih 

Selasa, 20 Okt 2026 - 17:11 WIB

Bupati Tagore Sedang Menanam Bibit kopi bersama Wakilnya Armia pada saat penyaluran perdana 10,2 juta  bibit kopi di Kampung Bumi Ayu  kecamatan Timang Gajah Bener Meriah

PEMERINTAHAN

Bupati Tagore Salurkan 10,2 Juta Bibit Kopi

Selasa, 20 Okt 2026 - 09:25 WIB