Gerak Cepat TNI Berhasil Bebaskan Sandera

Sabtu, 18 November 2017

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tembagapura (MEDIAACEH)-Komando Pasukan Khusus Indonesia (Kopassus) sebanyak 13 orang dibantu pasukan Raider 751 sebanyak 30 orang bergerak cepat menguasai Kimbely serta 2 Tim dari pengintai tempur (Taipur) Kostrad bertugas menguasai Banti Distrik Tembagapura Kabupaten Mimika.
Pasukan-pasukan itu tergabung dalam satgas terpadu TNI Polri saat melakukan evakuasi ke 344 warga non papua dan papua yang terjebak dan terisolasi di kedua kampung tersebut.
Kapendam XVII/Cenderawasi Papua Muhamad Aidi menyebutkan, pada waktu yang di koordinasi pada Jam “J” pada jam 07.00 setelah Kimberley berhasil dikuasai, Pangdam XVII/Cenderawasi memerintahkan untuk bergerak menguasai pos-pos pengamanan kelompok Separatis TPN/OPN . “Pagi subuh, pasukan telah dikerahkan untuk melakukan penyerangan senyap di wilayah Kimbeli dan Banti yang dipimpin langsung Panglima Kodam XVII/Cenderawasi,” katanya.
Kurang dari 2 jam seluruh Medan berhasil dikuasai dan para separatis melarikan diri ke Hutan dan gunung. “Belum bisa dipastikan apakah kelompok separatis OPM ada yang korban karena cuaca berkabut sanggat tebal,” kata Kapendam XVII/Cenderawasi M Aidi kepada wartawan di Tembagapura.
Setelah seluruh wilayah di kuasai dan situasi dinyatakan aman, Pangdam XVII/Cenderawasi berkoordinasi dengan Kapolda agar segera mengirimkan Tim Evakuasi warga.
Tidak lama kemudian Tim Satgas Terpadu TNI/Polri tiba di lokasi melaksanakan evakuasi. Sekitar pukul 14.00 wit, proses evakuasi berhasil dilaksanakan dengan jumlah korban Sandera 344 orang terdiri dari warga pendatang dan pribumi. “Sementara penduduk asli setempat memilih tetap tinggal dengan jaminan keamanan dan dukungan logistik serta pasukan pengamanan tetap tinggal di lokasi untuk mengamankan wilayah tersebut,” ucapnya.
Saat ini para warga yang dievakuasi berjumlah 344 orang, termasuk anak-anak telah di evakuasi ke Timika.(r)
BACA JUGA...  Binda Jabar Dirikan Posko dan Salurkan Bantuan Untuk Korban Gempa

Berita Terkait

Nelayan Meukek Ditemukan Meninggal
Direksi Bank Aceh Silaturahmi ke Kapolda
Isu Begal Pengaruhi Mobilitas Warga  di Aceh Selatan 
Hujan Lebat, Aceh Selatan Diterjang Banjir dan Longsor
Status Blang Padang, Wali Nanggroe Bersuara
Kodim 0107/Asel Tertibkan Pemakaian Kendaraan 
Apache Dihentikan Pada Acara Penutupan Milad 800, Ayah Wa: Kita Hormati Syariat
APEL Adu Dugaan Maladministrasi ke Ombudsman
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 17:41 WIB

Nelayan Meukek Ditemukan Meninggal

Jumat, 18 September 2026 - 17:29 WIB

Direksi Bank Aceh Silaturahmi ke Kapolda

Kamis, 17 September 2026 - 12:04 WIB

Isu Begal Pengaruhi Mobilitas Warga  di Aceh Selatan 

Rabu, 16 September 2026 - 19:33 WIB

Hujan Lebat, Aceh Selatan Diterjang Banjir dan Longsor

Rabu, 16 September 2026 - 17:19 WIB

Status Blang Padang, Wali Nanggroe Bersuara

Berita Terbaru

HUKOM

KPK Usut Korupsi BPN

Jumat, 18 Sep 2026 - 17:50 WIB

Tim Gabungan mengevakuasi jenazah korban ke dalam mobil untuk diserahkan kepada pihak keluarga korban.(Foto/mediaaceh.co.id/(istimewa).

PERISTIWA

Nelayan Meukek Ditemukan Meninggal

Jumat, 18 Sep 2026 - 17:41 WIB

Pertemuan dan Silahturahmi Direksi PT BAS dengan Kapolda Aceh.

RAGAM BERITA

Direksi Bank Aceh Silaturahmi ke Kapolda

Jumat, 18 Sep 2026 - 17:29 WIB

Penyerahan SK Ketua DPD Partai Demokrat Aceh oleh Walikota Lhokseumawe Sayuti Abu Bakar.

POLITIK

Sayuti Resmi Nahkodai Demokrat Aceh

Jumat, 18 Sep 2026 - 17:05 WIB

Para peserta kegiatan, lakukan foto bersama. Sebanyak 19 Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) di Aceh mendapatkan pendampingan pengembangan usaha berbasis hutan dan akses pembiayaan melalui pendekatan blended finance, Kamis (17/9/2026).
Foto: Tribun Gayo

PEMERINTAHAN

WRI Kick-Off BFM 2026–2027 di Bener Meriah

Jumat, 18 Sep 2026 - 08:23 WIB