oleh

Gelar Syukuran HUT TNI ke 72, Kodam IM Harap Prajurit Jangan Sakiti Rakyat

Banda Aceh. (MEDIAACEH)-Usai pelaksanaan rangkaian Upacara peringatan HUT ke 72 TNI ke 72, Kodam Iskandar Muda menggelar acara syukuran yang dipimpin oleh Kasdam IM Brigjen TNI Achmad Daniel Chardien bertempat di arena panggung prajurit di Lapangan II Blang Padang, Banda Aceh. Kamis (05/10).

Panglima Kodam Iskandar Muda Mayjen TNI Moch. Fachrudin, S.Sos., dalam sambutannya yang dibacakan oleh Kasdam IM, di hari ulang tahun TNI ke 72 tahun mengajak mepada seluruh elemen masyarakat di Provinsi Aceh untuk senantiasa bersama-sama menjaga suasana damai yang telah berjalan agar situasi keamanan Aceh semakin kondusif sehingga pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat dapat menjalankan pembangunan dengan baik disegala bidang.

Kepada seluruh prajuritnya Pangdam berharap para prajurit agar lebih tahu tentang tugas dan tanggung jawab TNI di bidang pertahanan negara. Kita tidak bisa melaksanakan tugas tanpa bantuan rakyat, oleh karena itu para prajurit harus dekat dengan rakyat dan harus dapat melindungi serta membantu kesulitan rakyat, hal ini sesuai dengan  motto HUT ke-72 TNI “Bersama Rakyat TNI Kuat”,

“Prajurit harus memahami dan mentaati hukum serta kearifan lokal, jangan ada prajurit yang bertingkah laku kasar terhadap rakyat apalagi sampai menyakiti rakyat”.Tegas Pangdam.

“Terus tingkatkan profesionalisme prajurit dan pelihara kemanunggalan TNI dengan rakyat, Pegang teguh amanat Sapta Marga dan Sumpah Prajurit. Jadilah TNI yang berjuang, yang dicintai dan mencintai rakyat”. Pungkasnya.

Ucapan terima kasih tidak lupa disampaikan oleh Kasdam IM kepada Forkompimda Aceh, panitia HUT TNI ke 72, para prajurit serta elemen masyarakat yang telah mendukung terselenggarannya acara berjalan aman, lancar dan tepat waktu.

“Mulai dari pertunjukan marawis, sosiodrama, upacara puncak, defile serta syukuran semua berjalan tepat waktu sesuai jadwal, terima kasih kepada seluruh prajurit yang telah berbuat dan menampilkan yang terbaik dalam acara peringatan HUT TNI kali ini”, ungkap Kasdam.

Kasdam juga menyoroti pelaksanaan sosiodrama yang mengangkat perjuangan Tjut Mutia, mengangkat kearifan lokal Aceh, dan beliau menegaskan pada tahun-tahun kedepan Kodam akan terus mengangkat sejarah dan cerita perjuangan para pahlawan Aceh yang lainnya dalam drama kolosal sebagai bagian dari pelestarian sejarah bangsa.

Selain dihadiri oleh para pejabat Forkompimda Aceh, para Asisten, Kabalakdam, para Komandan Satuan jajaran Kodam IM (TNI AD), Lanal Sabang (TNI AL) dan Lanud SIM (TNI AU), jajaran Kepolisian Polda Aceh serta seluruh peserta upacara, acara syukuran ini terasa berbeda karena dihadiri oleh para keturunan dari Raja Aceh, keturunan Panglima Polem, para keturunan pahlawan dari Aceh serta Veteran TNI.

Acara syukuran dilaksanakan dengan hikmat dan penuh kesederhanaan, namun tetap terasa istimewa dan penuh kebahagiaan serta kegembiraan. Kasdam IM didampingi Danlanal Sabang dan Danlaud SIM melakukan pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur kepada Alllah SWT atas limpahan rahmat dan hidayahnya yang terus mengiringi perjalanan TNI sebagai benteng terakir dan pengawal kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia selama 72 tahun ini.

Sebanyak 4 buah tumpeng, 1 buah tumpeng utama melambangkan TNI dan 3 tumpeng yang sama besarnya melambangkan tiga Matra TNI yaitu Angkatan Darat, Angkatan Laut dan Angkatan Udara.

Selain pemotongan tumpeng, dalam acara tersebut juga dilaksanakan pengumuman pemenang lomba HUT TNI dan pemberian piagam penghargaan serta dana pembinaan kepada prajurit berprestasi serta penyerahan rumah kepada Veteran dan penyerahan sembako kepada Vetaran dan masyarakat. Dan dilanjutkan acara ramah tamah dan makan bersama.(r)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA..