Forkab Sabang Tak Setuju Pembatalan Qanun Bendera Alam Peudeung

Rabu, 7 Agustus 2019

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Forkab Kota Sabang  Amrul.foto: Jalal

Ketua Forkab Kota Sabang Amrul.foto: Jalal

Sabang (ADC) – Forum Komunikasi Anak Bangsa (Forkab) Kota Sabang menyatakan bahwa, pihaknya tidak setuju pembatalan Qanun tentang bendera (alam peudeung) sebagai simbol Aceh. Pasalnya, bendera alam peudeung merupakan lambang indetitas diri bagi Aceh.

“Tidak perlu dilakukan pembatalan qanun atas bendera alam peudeung, karena itu merupakan simbol dan indetitas diri bagi orang aceh yang telah dikibarkan sejak kesultanan aceh dahulu”., kata Ketua Forkab Kota Sabang Amrul, kepada MEDIAACEH Rabu (07/07/19) di Sabang.

Menurut Amrul, yang perlu dilakukan sekarang adalah Pemerintah Aceh dan Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), bagaimana pun harus mengambil sikap atas pembatalan Qanun tersebut, agar persoalan ini tidak berlarut-larut pada akhirnya akan terpecah – belah anak bangsa.

BACA JUGA...  Besok, 84 Orang Calon Anggota Panwascam Aceh Tengah Ikut Tes Wawancara

Sesuai Undang – undang Pemerintah Aceh (UUPA) Nomor 11 tahun 2006 dan Aceh sebagai daerah otonomi khusus dapat menentukan hal-hal untuk kepentingan daerah dan rakyatnya, termasuk persoalan bendera simbol bagi Aceh. Oleh karenanya cari lah solusi, bukan saling tarik kanan dan kiri., cetusnya.

Amrul menambahkan, penerus ahli waris Kerajaaan Aceh keturunan Sultan Iskansar Muda, Raja Ubiet, telah mengeluarkan sikap agar Pemerintah Aceh segera memutuskan terhadap pengesahan bendera alam peudeung, karena bendera tersebut sebagai lambang Aceh yang sebenarnya.

BACA JUGA...  Pengurus PWI Sabang Kecam Sikap Oknum DPRK Banda Aceh Yang Mengusir Wartawan

Bahkan, keluarga besar Raja Ubiet meminta kepada Pemerintah Aceh untuk menyelesaikan polimik yang terjadi dalam persoalan bendera simbol Aceh. Pasalnya, satu – satunya indetitas bagi Aceh adalah bendera alam peudeung, bukan bendera lain apalagi bendera bulan bintang., terangnya.

Amrul juga mengharapkan agar, masyarakat dapat melihat dengan bijak apa yang muncul akhir – akhir ini tentang dualisme lambang Aceh. Dimana pihak yang saling mempersoalkan antara bendera bulan bintang dengan bendera alam peudeung masih terjadi perdebatan, sehingga jika tidak dipahami dengan seksama maka, dimasyarakat akan timbul saling curiga.

BACA JUGA...  Senator DPD RI Tolak Revisi UU KPK dan RKUHP

“Ya kita berharap masyarakat dapat melihat dengan bijak terhadap persoalan bendera yang kerap diperbincangkan akhir – akhir ini, semoga pemerintah Aceh segera bisa menyelesaikan supaya masyarakat tidak saling curiga., pintanya.(Jalal).

Berita Terkait

Eks GAM Denmark: Pemerintah Harus Tuntaskan Butir MoU Helsinki 
Ketua Fraksi NasDem Novi Rosmita  Diduga Terlibat Aktif MBG, Partai Harus Bersikap
Sahabat Presisi Ingatkan Risiko Politisasi di Balik Isu Pergantian Kapolri
HUT ke-25 Partai Demokrat, DPC Aceh Tengah Gelar Gerakan Langit Biru Indonesia Asri
Pak Nir Angkat Bicara Pada Acara Musda DPD Partai Demokrat Aceh 
Partai Aceh Satukan Langkah Politik Lewat Bimtek di Bireuen
DPD PSI Pidie Konsolidasi Pengurus 23 Kecamatan, Perkuat Struktur Partai
Eks Kombatan GAM Ramai Hijrah ke Partai Nasional

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 16:03 WIB

Eks GAM Denmark: Pemerintah Harus Tuntaskan Butir MoU Helsinki 

Jumat, 7 Agustus 2026 - 22:04 WIB

Ketua Fraksi NasDem Novi Rosmita  Diduga Terlibat Aktif MBG, Partai Harus Bersikap

Jumat, 7 Agustus 2026 - 21:25 WIB

Sahabat Presisi Ingatkan Risiko Politisasi di Balik Isu Pergantian Kapolri

Jumat, 24 Juli 2026 - 21:59 WIB

HUT ke-25 Partai Demokrat, DPC Aceh Tengah Gelar Gerakan Langit Biru Indonesia Asri

Selasa, 21 Juli 2026 - 22:17 WIB

Pak Nir Angkat Bicara Pada Acara Musda DPD Partai Demokrat Aceh 

Berita Terbaru

OLAHRAGA

KSMI Siapkan Liga Santri dan Piala Asia

Minggu, 23 Agu 2026 - 18:26 WIB

Mahasiswa KKN Kelompok 24 Unimal melakukan penanaman tanaman.

PENDIDIKAN

KKN Kelompok 24 Ubah Lahan Kosong Jadi Lahan Produktif

Minggu, 23 Agu 2026 - 17:25 WIB

RAGAM BERITA

Ambal Warso Ke-32 : Lestarikan Budaya Jawa

Minggu, 23 Agu 2026 - 15:27 WIB

Sekda Aceh, M. Nasir, S.IP., MPA

NANGGROE

Belum Genap 2 Tahun, M. Nasir Tinggalkan Kursi Sekda Aceh

Minggu, 23 Agu 2026 - 12:41 WIB

Foto bersama di puncak Benteng A Batere Meteo Gampong CIT Ba'U Sabang

PERISTIWA

Cot Ba’u Didorong Jadi Destinasi Wisata Budaya

Sabtu, 22 Agu 2026 - 22:38 WIB