Forkab: Rakyat Aceh Butuh Lapangan Pekerjaan, Bukan Pengadaan Mobil

Senin, 18 November 2019

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta (MA)- Ditengah kemiskinan yang sedang melanda provinsi Aceh, sempat-sempatnya pemerintah Aceh menganggarkan Rp 100 Miliar hanya untuk pembelian mobil dinas para pejabat.

Hal itu terungkap, berdasarkan temuan Lembaga Kajian Institute for Development of Acehnese Society (IDeAS), dimana ada 172 unit mobil dinas yang dibeli melalui APBA dan APBA-P 2019, tersebar di 33 SKPA, mulai dari mobil Kepala Dinas, Kabid, dan sebagainya. Mayoritas pengadaan tersebut, bersumber dari APBA-P 2019.

BACA JUGA...  Peringatan Harganas di Asel Diwarnai Literasi Keuangan Keluarga 

“Itu kan uang rakyat Aceh, tapi pengelolaannya kok terkesan tidak efektif dan justru seperti hanya dijadikan penunjang kebutuhan hidup birokrasi di Aceh,” kata Ketua Pelaksana Harian Devisi Ekonomi Forkab Aceh yang juga bendahara 1 YKIJ Pusat Rajuli, kepada media ini, Senin 18 November 2019.

Menurut Rajuli, seharusnya mereka benar-benar mewakili rakyat dengan memprioritaskan lapangan pekerjaan, karena memang saat ini lapangan pekerjaan yang lebih dibutuhkan oleh masyarakat Aceh, dengan tingkat pengangguran masih dalam kategori memprihatinkan.

BACA JUGA...  Bupati Simeulue Izinkan ASN Mudik Pakai Kenderaan Dinas

“Saya sebagai putra Aceh yang saat ini menjabat bendahara di Yayasan kerja Indonesia jaya ( YKIJ) dan berdomisili di Jakarta, berharap kepada pemerintah Aceh agar dewasa dalam penggunaan APBA dan APBA-P 2019, supaya tepat sasaran dan efektif.

Berdasarkan hal tersebut, saya dan teman-teman yang juga tergabung dalam Forum Komunikasi Anak Bangsa (Forkab) Aceh, akan terus melakukan pemantauan dan pengawasan terkait pengganggaran APBA dan APBA-P 2019. Sehingga nantinya, jika terdapat indikasi-indikasi korupsi, akan segera kami laporkan kepada KPK,” tutup Rajuli. (R)

BACA JUGA...  Pemkab Bener Meriah Terima Bantuan Infrastruktur Air Bersih dari BNPB

Berita Terkait

Ayah Wa: Mari Rawat Perdamaian Aceh dan Titipkan dalam Doa
Satu Dapur SPPG di Aceh Selatan Dihentikan
Tarmizi Hadiri Penetapan Rancangan KUA
Aceh Utara Bangkit: Pemkab Salurkan Rp11,2 Miliar Bantuan bagi Masyarakat Terdampak Bencana
Klaim Lahan Militer Vs Warga Tangerang, Pengamat Kebijakan Publik: Jangan Ada yang Merasa Paling Merah Putih
Dari Jalan hingga Air Bersih, TMMD ke-129 Hadirkan Harapan Baru di Pedesaan
Lewat Live Streaming, Ayah Wa Serap Aspirasi Masyarakat dari Pelosok Aceh Utara
Ruang Belajar Kembali Berdiri, TK Raudhatul Jannah Bangkit dari Bencana

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 11:00 WIB

Ayah Wa: Mari Rawat Perdamaian Aceh dan Titipkan dalam Doa

Rabu, 12 Agustus 2026 - 22:20 WIB

Satu Dapur SPPG di Aceh Selatan Dihentikan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 08:06 WIB

Tarmizi Hadiri Penetapan Rancangan KUA

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:29 WIB

Aceh Utara Bangkit: Pemkab Salurkan Rp11,2 Miliar Bantuan bagi Masyarakat Terdampak Bencana

Selasa, 11 Agustus 2026 - 10:46 WIB

Klaim Lahan Militer Vs Warga Tangerang, Pengamat Kebijakan Publik: Jangan Ada yang Merasa Paling Merah Putih

Berita Terbaru

NEWS FEATURE

Enam Bulan Memulihkan Rantau Setelah Banjir

Jumat, 14 Agu 2026 - 13:06 WIB

Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Teungku Malik Mahmud Al Haythar.

NANGGROE

Wali Nanggroe: Rawat  dan Jagalah Perdamaian Aceh 

Jumat, 14 Agu 2026 - 11:16 WIB

Bupati Aceh Utara H. Ismail A Jalil, SE., MM (Ayah Wa)

PEMERINTAHAN

Ayah Wa: Mari Rawat Perdamaian Aceh dan Titipkan dalam Doa

Jumat, 14 Agu 2026 - 11:00 WIB

PEMERINTAHAN

Satu Dapur SPPG di Aceh Selatan Dihentikan

Rabu, 12 Agu 2026 - 22:20 WIB