Faisal juga mengimbau para pejabat agar tidak bersikap sombong dengan jabatan yang diemban karena jabatan hanyalah amanah yang bersifat sementara.
“Belajarlah menghargai orang lain jika ingin dihargai. Jangan melukai orang-orang yang telah berjuang dengan ikhlas,” ujarnya.
Menurut Faisal, jabatan yang saat ini diemban para pejabat merupakan buah dari perjuangan tim koalisi dan para relawan yang tidak pernah menuntut menjadi pejabat SKPA. Yang mereka harapkan, kata dia, adalah terwujudnya kesejahteraan bagi seluruh rakyat Aceh.
Ia menambahkan, para relawan berani menyampaikan janji-janji politik kepada masyarakat di atas panggung kampanye, sementara banyak pihak memilih menjaga jarak karena khawatir terhadap konsekuensi jabatan.
“Belajarlah menghargai orang-orang yang berjuang dengan tulus tanpa pamrih. Jangan sampai keikhlasan mereka dibalas dengan sikap yang membuat mereka merasa diabaikan. Jabatan bukanlah warisan, melainkan titipan yang suatu saat akan berakhir,” tutur Faisal.
Faisal berharap seluruh unsur pemerintahan dapat membangun hubungan yang saling menghormati dan menghargai demi mewujudkan pemerintahan yang solid serta mampu membawa kesejahteraan bagi masyarakat Aceh. (Red)




